Independennews.com | Sawahlunto — Di bawah langit sore yang mulai temaram, sorak sorai kemenangan menggema di lapangan Sawahlunto. Di sanalah, tim sepak bola MTsN 2 Sawahlunto menorehkan sejarah baru — menaklukkan segala keterbatasan dan berdiri gagah sebagai Juara 1 Liga Askot PSSI Kota Sawahlunto tingkat SLTP sederajat Tahun 2025, Kamis (9/10).
Perjalanan menuju puncak kejayaan ini bukanlah kisah instan. Di tangan dingin pelatih Meko Suhendro dan kepemimpinan penuh dedikasi dari manajer Jepri Andri Anto, para pemain muda madrasah ini ditempa dengan disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
Sejak awal kompetisi, MTsN 2 Sawahlunto tampil percaya diri dan konsisten — memadukan strategi tajam, permainan kolektif, serta kekompakan luar biasa. catatan kompetisi menunjukkan performa menawan Tsandu F.C, yang berhasil mencetak 21 gol dalam 6 pertandingan, menjadi bukti bahwa Liga Askot PSSI 2025 di Sawahlunto sarat dengan talenta hebat. Namun, MTsN 2 Sawahlunto tetap mampu menonjol sebagai simbol semangat juang, kebersamaan, dan keunggulan madrasah. “
Sorak penonton mengguncang lapangan ketika peluit panjang berbunyi — tanda berakhirnya perjuangan keras dan lahirnya kebanggaan baru bagi kota tambang legendaris itu.
Dalam penutupan resmi kejuaraan, Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menyerahkan trofi juara 1 beserta uang pembinaan sebesar Rp5 juta kepada tim MTsN 2 Sawahlunto.
“Anak-anak MTsN 2 Sawahlunto telah membuktikan bahwa semangat, kerja keras, dan kebersamaan bisa mengalahkan segalanya. Kemenangan ini bukan hanya soal piala, tapi juga tentang kebanggaan dan kehormatan bagi kota ini,” ujar Wali Kota Riyanda Putra penuh bangga.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Sawahlunto, Tatis Arni, tak kuasa menahan haru menyaksikan momen bersejarah tersebut.
“Mereka berlatih di tengah keterbatasan, tapi tak pernah menyerah. Inilah bukti bahwa madrasah juga mampu berprestasi dan bersaing di ajang bergengsi. Kemenangan ini kami persembahkan untuk keluarga besar MTsN 2 dan masyarakat Sawahlunto,” ucapnya dengan mata berbinar.
Manajer tim, Jepri Andri Anto, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari persaudaraan dan tekad yang tak tergoyahkan.
“Kami tidak punya fasilitas mewah, tapi kami punya semangat yang luar biasa. Anak-anak ini berlatih dengan hati, dan hari ini mereka memetik hasil dari perjuangan itu,” tuturnya.
Senada, pelatih Meko Suhendro menambahkan bahwa kemenangan ini merupakan buah dari pembinaan jangka panjang yang menanamkan nilai karakter dan sportivitas sejati.
“Saya selalu katakan kepada mereka, juara sejati bukan hanya yang mencetak gol, tapi yang tetap rendah hati dan menghargai lawan. Dan hari ini, mereka membuktikan hal itu,” ujarnya penuh bangga.
Kini, MTsN 2 Sawahlunto berdiri di puncak kehormatan — bukan sekadar sebagai juara di atas lapangan, tetapi sebagai simbol semangat juang, kebersamaan, dan keunggulan madrasah.Also Read:Dari lapangan tanah sederhana, mereka menulis kisah emas yang akan dikenang:
Madrasah Bisa!
Dan MTsN 2 Sawahlunto telah membuktikannya.(Dioni)