Meski Terpuruk, Pep Guardiola Optimis Timnya Bangkit Musim ini

0
435
Poto: Pelatih MC Pep Guardiola (sundul)

Manchester- Setelah gagal mengantarkan Manchester City untuk meraih keberhasilan di laga tandang kontra Barcelona di hari Rabu lalu, berbagai kritikanpun mengarah pada Pep Guardiola. Namun ia mengakui bahwa hasil buruk timnya di beberapa pertandingan terakhir merupakan tanggung jawabnya.

Kalah dengan skor telak 0-4 di Camp Nou mungkin hal yang cukup lazim diterima oleh berbagai klub-klub papan tengah maupun klub kecil di Spanyol, akan tetapi hal tersebut diakui oleh berbagai pihak bukan sebuah hasil yang patut didapatkan oleh tim sekelas The Citizen.

Guardiola pun sangat paham dengan kegagalan tersebut, yang berpotensi menghancurkan mentalitas bertanding para pemain yang ia miliki. Namun, pelatih kebangsaan Spanyol tersebut merasa optimis, jika para pemainnya akan segera bangkit dan menemukan momentum terbaik untuk meneruskan dominasi mereka di Premier League maupun di kompetisi Eropa untuk musim kali ini.

Berbicara mengenai hasil buruk yang diterima oleh City di empat laga terakhir, sosok pelatih berusia 45 tahun tersebut menyatakan, “Ya, saya mengakui, jika hasil akhir buruk yang kami terima di Barcelona pada hari Rabu lalu, merupakan tanggung jawab saya secara penuh. Tiga bulan selama di City, tidak sebaik yang saya dapatkan selama berada di Barcelona maupun di Bayern.

“Saya pernah melatih Barcelona, Bayern, saya bisa meraih kesuksesan, namun di City, saya menangani para pemain yang sepenuhnya berbeda. Dan untuk menyesuaikan diri diantara kedua belah pihak, saya akan membutuhkan waktu.

“Ada begitu banyak pihak yang mengatakan, jika Pep datang dan ingin mengubah filosofi sepakbola yang ada di Inggris.

“Namun, saya harus tekankan kembali kepada anda, saya tidak datang ke Inggris untuk mengubah cara pandang maupun filosofi sepakbola yang sudah ada, saya hanya ingin belajar mengenai banyak hal dalam dunia sepakbola, dan lebih memahami para pemain yang saya miliki di City.

“Saya ingin mereka untuk lebih memahami permainan sepakbola yang menyenangkan, dan mereka bermain untuk mencari kebahagiaan dalam bidang yang mereka cintai.

“Untuk itulah mengapa City mengontak saya, dan menginginkan saya untuk menjadi pelatih mereka. Saya memiliki tuntutan untuk membuat permainan tim ini seatraktif mungkin, dan saya akan menuntaskan target tersebut dengan meraih trofi yang sangat didambakan oleh klub ini. (sundul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.