Independennews.com | Tanah Datar —
Pagi itu, suasana di SMA Negeri 1 Rambatan terasa berbeda. Sorot mata ratusan siswa memancarkan antusiasme saat menyambut kehadiran rombongan mahasiswa dari UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Bukan sekadar kunjungan akademik, tetapi sebuah gerakan berbagi inspirasi bertajuk “HMPS dan Fornis Go To School” yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Biologi periode 2025.
Sebanyak 226 siswa kelas XI larut dalam suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Mereka diajak memahami biologi bukan hanya sebagai mata pelajaran, tetapi sebagai ilmu yang menyingkap kebesaran Sang Pencipta. Didampingi 35 mahasiswa HMPS Tadris Biologi, kegiatan berlangsung penuh semangat, canda, dan keakraban.
Kehadiran mahasiswa UIN disambut hangat oleh Kepala SMA Negeri 1 Rambatan, Ahda, S.Pd., M.M. Ia menilai kegiatan ini membawa energi positif dan inspirasi baru bagi peserta didik.
“Kami bangga dan berterima kasih. Anak-anak kami hari ini belajar bukan hanya tentang biologi, tapi juga tentang semangat, kerja sama, dan cinta terhadap ilmu. Ini pengalaman berharga yang akan mereka kenang,” ujar Ahda dengan mata berbinar.
Dengan tema “Melalui HMPS dan Fornis Go To School Membentuk Jiwa Berkearifan Lokal dan Berwawasan Global, Serta Menjadikan Biologi Sebagai Jembatan Menggapai Ilmu dan Iman,” kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual.
Para mahasiswa berbagi kisah perjalanan akademik, mengenalkan kehidupan kampus, dan mengajak siswa menanamkan keyakinan bahwa setiap ilmu yang dipelajari memiliki makna ibadah dan hikmah ilahiah.
Salah satu mahasiswa panitia menyampaikan harapannya dengan tulus:
“Kami ingin adik-adik di SMA Rambatan melihat biologi dengan cara yang baru — bahwa setiap daun, setiap sel, adalah tanda kebesaran Tuhan. Itulah jembatan antara ilmu dan iman.”
Di akhir kegiatan, suasana haru dan bahagia menyelimuti ruangan.
Tawa, tepuk tangan, dan sesi foto bersama menjadi penutup hari penuh makna itu. Antara kampus dan sekolah terjalin bukan hanya kerja sama akademik, tetapi juga ikatan hati dan cita-cita — membangun generasi muda yang berilmu, beriman, dan berkarakter.
(Laporan: Risky – Independennews.com)