Menteri Pariwisata Kunjungi Semarang, Dorong Penguatan Wisata Religi dan Heritage

Independennews.com | Semarang — Menteri Pariwisata Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/2/2026), guna memperkuat pengembangan sektor pariwisata daerah, khususnya wisata religi dan heritage yang menjadi daya tarik utama ibu kota provinsi tersebut.

Menteri tiba di Semarang melalui penerbangan rute Jakarta–Semarang (CGK–SRG) sekitar pukul 07.55 WIB. Agenda kunjungan diawali dengan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang digelar di PO Hotel Semarang pada pukul 08.30–10.00 WIB.

Rakernas PHRI menjadi forum strategis konsolidasi pelaku industri perhotelan dan restoran nasional, sekaligus wadah pembahasan arah kebijakan dan strategi penguatan sektor pariwisata di berbagai daerah. Dalam forum tersebut, peran Jawa Tengah sebagai salah satu destinasi unggulan nasional turut menjadi perhatian.

Usai menghadiri Rakernas, Menteri melanjutkan kunjungan ke Klenteng Sam Poo Kong pada pukul 10.15–11.15 WIB. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penguatan wisata religi dan budaya, sekaligus menyambut perayaan Tahun Baru Imlek, termasuk pengambilan taping ucapan Imlek.

“Kota Semarang memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata religi dan budaya yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujar Menteri Pariwisata di sela kunjungan.

Setelah agenda tersebut, Menteri mengikuti kegiatan internal Kementerian Pariwisata hingga pukul 13.00 WIB. Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan ke Lawang Sewu pada pukul 13.30–14.30 WIB. Destinasi ikonik ini dikenal sebagai salah satu simbol wisata heritage di Kota Semarang.

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung pengelolaan destinasi berbasis sejarah serta mendorong penguatan narasi heritage sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berkelanjutan di Jawa Tengah.

Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan kepulangan Menteri ke Jakarta melalui Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Penerbangan rute Semarang–Jakarta (SRG–CGK) dijadwalkan pada pukul 15.15–15.55 WIB.

Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pelaku industri pariwisata dalam meningkatkan daya saing dan pertumbuhan sektor pariwisata Jawa Tengah, khususnya pada segmen wisata religi dan heritage yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi.
(Ganang)

You might also like