Marak Usaha Penampungan Inti Sawit dan Cangkang Sawit Ilegal, Kepolisian Tunggu Ada Laporan

0
529

INDEPENDENNEWS.COM, KANPAR – Maraknya dugaan tempat usaha penampungan Kernel (Inti Sawit), dan Palm Kernel Shell (Cangkang Sawit) ilegal, yang terpantau oleh awak media masih beroperasi di Wilayah Dusun Sungai Lembu, Desa Sari Galuh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada Selasa ( 12/11/19) kemarin.

Selanjutnya ketika awak media melakukan investigas dilapangan, salah seorang pemilik usaha Inti Sawit tersebut menghampiri dan mengatakan kepada awak media, silahkan photo semuanya. Naikkan ajalah di media anda, mau Media Nasional atau media internasional, saya tidak takut. Silahkan laporkan, Ini saya Rudi Hartono,” kata pemilik gudang usaha inti sawit tersebut dengan bahasa arogannya kepada awak media.

Terkait adanya tempat atau lokasi jenis usaha penampungan Inti Sawit, dan Cangkang Sawit tersebut, Kapolsek Tapung, Kompol. Sumarno, melalui Kanit Reskrim, Aipda. Aulia Rahman, S.H, ketika dikonfirmasi oleh awak media diruangan kerjanya mengatakan, tentu pihak kepolisian baru dapat menindaklanjuti dalam hal kegiatan tersebut. Apabila ada laporan terhadap pihak yang telah dirugikan.

Tentunya pihak yang dirugikan, kata Aipda Aulia Rahman ialah pihak perusahaan. dan apabila ada perusahaan yang merasa dirugikan atas kegiatan tersebut, dan membuat laporan ke Polsek, barulah nanti akan kita tindaklanjuti.

“Kita belum bisa mengatakan apakah kegiatan itu ilegal atau legal, yang jelas itu legal. Yang dikatakan legal, barang cangkang sawit itu dari pihak perusahaan dibuat cangkang sawit. Apakah disitu ditemukan penggelapan atau pencurian, tentu ada yang dirugikan. Jadi kami butuh pihak yang dirugikan membuat laporan, baru kami tindaklanjuti,”katanya

Lebih Auli Rahman mengatakan, pihak Polsek akan menindaklanjuti kegiatan tersebut, apabila ada laporan dari pihak yang telah dirugikan membuat laporan.

“Contohnya perusahan CPO yang merasa dirugikan kemudian membuat laporan ke Polsek, maka kita akan tindaklanjuti. Karena dasarnya ada laporan dari pihak yang telah dirugikan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tapung.

Ditempat terpisah, Menurut Ketua Gabungan Wartawan Indonesia ( GWI) Kabupaten Kampar, Robinson Tambunan, kepada awak media mengatakan, bahwa informasi adanya dugaan usaha Inti Sawit Ilegal dan Cangkang Sawit di Desa Sari Galuh diperoleh dari informasi warga desa.
“Kami memperoleh keterangan adanya kegiatan usaha Inti Sawit Ilegal dan Cangkang Sawit dari warga yang tidak mau namanya disebutkan. Kemudian kita melakukan investigas ke lapangan, ternyata informasi dari warga tersebut benar,” terangnya.

Dia berharap kepada pihak Dinas Kabupaten Kampar maupun instansi terkait, agar menindaklanjuti dugaan usaha inti sawit ilegal tersebut,” ujar Ketua GWI Kabupaten Kampar. ( R. Tambunan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here