Marak Pencurian Besi Bekas di Pasar Jodoh, Gustian Berikan Himbauan Dan Larangan

Foto :: Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam, Gustian Riau (red)

Independennews.com, Batam | Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam membuat surat himbauan kepada masyarakat untuk sementara tidak memasuki area pembongkaran Pasar Induk Jodoh.

Hal tersebut disampaikan oleh Kadisperindag kota Batam, Gustian Riau kepada Independennews.com saat di wawancarai di ruang kerjanya, Senin (06/9/2021).

“Karena berapa hari lalu ada pencurian terhadap besi. Jadi untuk sementara waktu kami membuat surat himbauan dan larangan bagi yang tidak punya kepentingan untuk tidak masuk ke area pembongkaran itu,” tutur Gustian.

Hal itu dikatakan Gustian, karena besi sisa hasil pembongkaran tersebut merupakan aset Negara yang nantinya akan dikumpulkan untuk kemudian dihitung dan dilelang kembali.

Selama masa pembongkaran bangunan tua bekas Pasar Induk Jodoh yang akan dirampungkan dalam 60 hari itu, Gustian sudah banyak menangkap beberapa orang yang hendak mencuri besi tersebut.

Bahkan kata Gustian, pihaknya sudah berulang kali memberikan peringatan secara persuasif. Namun, jika dilakukan berkali-kali akan diberikan sanksi tindak pidana sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Banyak dari kita tiap hari menangkap orang, tapi orang kita juga. Kita berikan peringatan persuasif dulu, tapi kalau berulang kali dilakukan, ada tindak pidana, karena itu aset negara,” terang Gustian.

Saat ini kata Gustian, pihaknya juga sudah menugaskan 5 (lima) personil Satpol PP untuk melakukan penjagaan. Oleh karena itu, dirinya juga meminta dukungan dari masyarakat untuk percepatan pembongkaran pasar tersebut.

“Untuk saat ini, pihak pemborong sudah melalui konsultan dan pemenang tender untuk melaksanakan tahapan pembongkaran. Saat ini ada 3 (tiga) alat lagi menunggu selesai dirobohkan dan sekarang lagi proses persiapan Amdal dan Izin Lingkungan (Amdalin),” ungkapnya.

Sementara itu, dirinya menargetkan akan memulai pembangunan pada 2022 mendatang. Untuk itu, dirinya menghimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak mengganggu apalagi mencuri besi hasil pembongkaran yang merupakan aset Negara.

“Untuk pembangunan nanti kita akan mulai 2022 kita doakan saja,” pintanya (SOP)

You might also like