Petugas Patroli AL Amankan Kapal Sunrise Glory Bermuatan 1 Ton Sabu sabu

0
555

IndependenNews.com, Batam — Petugas Patroli Laut Kapal Republik Indonesia (KRI) Sigurot-864 mengamankan KM Sunrise Glory di wilayah teritorial perairan Indonesia di sekitar perairan Selat Philips, Batam.

Kapal berbendera singapur ini, Selain melanggar batas wilayah juga tak mengantongi dokumen yang sah, bahkan kapal bernama Surise Glory berbendera Singapura ini bermuatan 41 karung beras diduga berisi sabu seberat 1.000 kg atau setara 1 ton.

Komandan Gugus Keamanan Laut Armada Barat (Armabar) Kolonel Laut (P) Bambang Irwanto mengatakan, penangkapan kapal Sunrise Berbendera singapura ini bermula ketika KRI Sigurot 864 melakukan patroli rutin di wilayah perbatasan antara Singapura-Batam di Selat Philips.

Kapal Sunrise Glory berbendera Singapura ini telah masuk wilayah teritorial laut Indonesia. Saat itu juga TNI AL langsung melakukan pengejaran dan berhasil manangkap kapal dan ABK maupun nakhoda kapal berbendera singapura itu.

“Saat dilakukan pengejaran oleh KRI Sigurot, KM Sunrise Glory sempat berusaha menghindar dari pengejaran, tapi berhasil diamankan dan dilakukan pemeriksaan. Terang Bambang

Dalam pemeriksaan, dokumen kapal diduga tidak memenuhi standar dan diduga palsu. Kapal Sunrise Glory selanjutnya diamankan ke Lanal Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil penyelidikan TNI AL, diketahui bahwa kapal sunrise Glory jenis kapal penangkap ikan yang diduga kerap melakukan kegiatan ilegal di perairan Indonesia, khususnya Kepulauan Riau.” ujar Bambang dalam konfrensi Pers, Sabtu (10/2/18)

Menurut Bambang bahwa identitas kapal diketahui dari dokumen yang berulang kali berganti nama.

Kapal sunrise diamankan 7 Februari 2018 sekitar pukul 15.30 WIB dan selanjutnya digeser ke dermaga Lanal Batam, Jumat, 9 Februari 2018 untuk diperiksa lebih lanjut,”ucapnya

Tim WFQR IV Lanal Batam langsung melakukan pemeriksaan ruangan kapal Sinrise berikut ABK dan nakhoda kapal. Pemeriksaan terhadap kapal dan awaknya juga melibatkan tim gabungan dari BNN Pusat, Ditjen Bea Cukai, dan Bea Cukai Batam.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap muatan yang ada di atas kapal, jumat malam (9 /2 )sekitar pukul 18.00, oleh jajaran TNI AL bersama tim gabungan BNN Pusat dam Bea Cukai menemukan barang bukti narkotika jenis sabu.

“Narkoba tersebut diitemukan dalam 41 karung beras dengan perkiraan 1.000 kilogram (kg).yang disimpan dalam palka kapal Sunrise Glory, kapal ini hanya kamuflase saja sebagai kapal ikan. Saat dilakukan pemeriksaan mendalam di atas kapal, tim menemukan narkoba jenis sabu seberat 1 ton. Kapal ini juga patut diduga kerap melakukan transaksi gelap di OPL (out port limit) antara singapura dan indonesia,”pungkasnya

(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here