Independenpendennews.com | Pasaman – Siswa-siswi SMAN 1 Lubuk Sikaping kembali menorehkan prestasi membanggakan. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Mardanis Darasan, enam grup dari sekolah ini berhasil lolos dalam ajang kompetisi bergengsi Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2025.
Samsung Solve for Tomorrow merupakan program inovasi teknologi yang ditujukan bagi pelajar tingkat SMA, SMK, MA, serta mahasiswa. Program ini bertujuan mendorong generasi muda menciptakan solusi berbasis teknologi yang berdampak positif bagi masyarakat luas.
Ajang ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan ide-ide terbaik mereka dalam menciptakan terobosan yang mampu menjawab berbagai tantangan di komunitas. Kini, saatnya mereka menginspirasi.
Kepala Sekolah SMAN 1 Lubuk Sikaping, Mardanis Darasan, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, kami satu-satunya SMA dari Sumatera Barat yang lolos. Ada enam grup yang berhasil, masing-masing grup terdiri dari empat siswa,” ujarnya, Sabtu (7/6).
Dalam proses pembimbingan, sekolah bahkan menggandeng dosen Pascasarjana Fakultas Teknik Universitas Andalas. Sebelumnya, pada tahun 2024, SMAN 1 Lubuk Sikaping juga menjadi perwakilan Sumatera Barat yang melaju ke tingkat nasional melalui program “Samsung Innovation Kampu” dan berhasil meraih peringkat keempat nasional.
Mardanis menegaskan komitmennya untuk terus memberikan motivasi dan dukungan kepada siswa agar dapat mengembangkan potensi mereka secara optimal.
“Prestasi seperti ini menjadi kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan, karena menunjukkan bahwa siswa kita tidak hanya unggul di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing secara nasional,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Samsung Solve for Tomorrow juga mengadakan pelatihan Design Thinking guna membekali siswa dengan keterampilan dalam menciptakan solusi kreatif dan inovatif. “Pelatihan ini sejalan dengan semangat ‘Ubah Ide Jadi Solusi’,” jelasnya.
Studi menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis dan menyelesaikan masalah (critical thinking and problem solving) menjadi keterampilan penting bagi Gen Z untuk meraih kesuksesan di masa depan. Dalam menghadapi tantangan zaman, kreativitas dan kemandirian dalam berpikir akan menjadi faktor pembeda antara mereka yang berhasil dan yang tidak.
“Gen Z berharap pendidikan mampu membantu mereka mengembangkan keterampilan tersebut,” pungkasnya.
(Dioni)