Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak Bersama Gubernur Kepri Nurdin, Menolak Keras Faham Intoleran dan Radikal

0
524
Poto : Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dengan Gubernur Kepri Nurdin Basirun

Batam – Ketua DPRD Provinsi Kepri bersama Gubernur Kepri mengatakan bahwa Paham radikal, sikap intoleran dan teroris tidak ada tempat di Kepri. Dua pemimpin Kepri ini menegaksan menolak keras ideologi-ideologi tersebut untuk hidup dan berkembang di Tanah Melayu Provinsi Kepri.

Demikian di katakan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dengan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, usai penutupan pendidikan dasar resimen Mahasiswa di Markas Yonmar/SBY, Senin (8/5/2017) dilansir Batamtoday.

“Saya menolak keras paham radikal dan sikap intoleran di Kepri ini. Tidak ada tempat untuk hal-hal seperti itu. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.Katanya

Selain itu, Gubernur Nurdin juga mengajak masyarakat melawan siapapun yang berusaha merubah kesepakatan pendiri bangsa ini.

“Kami mendukung penuh NKRI dan juga empat pilar bangsa,”katanya

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Jumaga Nadeak menilai ideologi radikal, terorisme dan inteloransi tidak boleh dibiarkan berkembang di Kepri ini. Jika paham ini dibiarkan, Jumaga khawatir akan mengganggu tatanan ketenteraman dan kedamaian warga.

“Kita di Kepri sudah hidup aman dan damai. Kedamaian ini dibangun bersama, tidak boleh diganggu oleh siapapun,” katanya.

Untuk mengatasinya, semua unsur harus mengambil peran masing-masing untuk melakukan upaya-upaya pencegahan guna menangkal berbagai isu yang bisa memecah belah umat di daerah ini.

Tokoh agama misalnya, mereka akan berperan menyampaikan kepada umat untuk bersikap tegas menolak kehadiran paham yang bisa mengganggu kerukunan hidup umat yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
(Sumber: Batamtoday)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here