Kepala SMK 1 Subangau Kuala Berikan Apresiasi Kepada Polres Pulang Pisau

0
161

PULANG PISANG, INDEPENDENNEWS.COM–Gunanto, Kepala Sekolah SMK 1 Persiapan Subangau Kuala Kalimantan Tengah, mendatangi Polres Pulang Pisau saat menggelar terungkapnya para pelaku yang melakukan pencurian barang inventaris sekolah berupa laptop.

“Kedatangan saya disini selaku Kepala sekolah SMK 1 persiapan Subangau, untuk memberikan apresiasi kepada pihak Polres Pulang Pisau bersama jajaran yang telah berhasil melakukan pengungkapan terhadap barang inventaris milik sekolah,” ucapnya.

Lanjutnya, “Saya juga atas nama pihak sekolah mengucapakan terima kasih kepada pihak Kepolisian yang dalam hal ini Polres Pulang Pisau yaitu Kapolres Pulang Pisau AKBP Yuniar Ariefianto, SH, SIK, MH dan jajaran yang telah berhasil mengungkap kasus pencurian ini dengan cepat,” lanjut Gunanto.

BACA NI JUGA : Plt Gubernur Akhyar Apresiasi Perbankan Atas Penerapan Protokol Kesehatan  

Sebagaimana diketahui Polres Pulang Pisau bersama jajaran Polsek Subangau Kuala berhasil mengungkap kasus pencurian laptop tersebut yang sudah terjadi sejak bulan April 2020 lalu.

Para pelaku yang diamankan merupakan warga Sei Bakau, berinisia, AH (28), OB (20), NY (27) dan seorang penadah berinisial HL (39).

Kejadian baru ketahuan pada 4 Juni 2020 di perumahan dinas guru Desa Sei Bakau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau.

Dalam keterangan press conference Kapolres Pulang Pisau AKBP Yuniar Ariefianto, SH, SIK, MH mengatakan, para tersangka memanfaatkan situasi rumah dinas yang sedang tidak ada orang karena pandemi Covid-19.

BACA JUGA : Bamsoet Desak Kemendikbud Segera Benahi Proses Daring Penerimaan Peserta Didik Baru

“Para pelaku memanfaatkan situasi tersebut, dan setelah ditelusuri ini sudah terjadi sejak bulan April lalu. Kejadian pencurian itu diketahui pada saat pelapor yang sedang berada di Kuala Kapuas ditelepon oleh warga lainnya yang mengatakan bahwa pintu belakang rumah pelapor dalam kondisi terbuka,” kata Kapolres.

Lanjut Kapolres, “Para pelaku masuk ke rumah dengan cara membongkar ataupun merusak dinding rumah belakang yang terbuat dari seng. Kemudian para pelaku masuk dan mengambil barang-barang milik pelapor berupa 21 buah Laptop dan 1 buah cas aki.

Akibat kejadian tersebut pihak sekolah mengalami kerugian kerugian kurang lebih mencapai 228.000.000 juta rupiah,” ucap Kapolres Pulang Pisau. (*)

BACA JUGA : BP Batam Tambah Volume Air Baku Melalui Penerapan Hujan Buatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.