Kejari Pematangsiantar : Proyek Smart City dan PD-PAUS Rugikan Keuangan Negara Rp 900 Juta, Kadis Kominfo Jadi Tersangka

0
78

INDEPENDENNEWS.COM, PEMATANGSIANTAR — Kasus dugaan korupsi kembali menjerat beberapa pejabat dan mantan pejabat di Kota Pematangsiantar.

Sebelumnya Ditreskrimsus Poldasu menetapkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar Adiaksa Purba dan Bendahara Erni Zendrato sebagai tersangka kasus Pungutan Liar (Pungli).

Kejaksaan Negeri Kota Pematangsiantar menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi dilingkungan Pemerintah daerah Kota Pematangsiantar.

Kejari Pematangsiantar secara resmi menetapkan 3 orang tersangka dugaan korupsi yakni PS, Kadis Kominfo Kota Pematangsiantar bersama Sekretarisnya ATS dalam kasus proyek Smart City dan HTS mantan Dirut Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PD-PAUS) dalam kasus Penyertaan Modal pada pembangunan pasar semi modern.

Hal ini disampaikan Kajari Kota Pematangsiantar,
Ferziansyah Sesunan,SH kepada sejumlah wartawan usai melaksanakan syukuran Hari Bakti Adhyaksa ke-59, Senin (22/7/2019) sore.

“Proyek Smart City Negara dirugikan sekitar Rp 400 Juta dan di PD-PAUS dengan kerugian ditaksir Rp.500 juta,”terang Kajari.

Meskipun ketiganya sudah ditetapkan tersangka, namun Kejari Pematangsiantar belum melakukan penahanan terhadap ketiganya. Pihak Kejari beralasan, masih terus mendalami kasus tersebut dan tersangka masih kooperatif.

Kejari berencana akan memanggil para tersangka minggu depan guna menjalani pemeriksaan. Tidak tertutup kemungkinan ada terangka lainnya,” Kata Ferziansyah Sesunan (F)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.