Jalan Durjan Rusak Meski Masih Seumur Jagung, Anggaran Rp 1 Miliar di Sinyalir Rawan Penyimpangan

0
585

SAMPANG,Independennews.com_, Jalan Desa Durjan menelan anggaran Rp 1 Milar  lebih, di duga rawan penyimpangan. Pasalnya, bangunan jalan Durjan sudah rusak parah meskipun umur pelaksanaan proyek masih  seumur jagung, diduga pengerjaan jalan tersebut tidak sesuai dengan prosedur.
Pantauan Independennews.com, pada salah satu Jalan Kabupaten di daerah jalan desa Durjan, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Senin (29/5/17)

“Pembangunan jalan Durjan selesai dibangun pada bulan November 2016 lalu dengan menghabiskan pagu anggaran sebesar Rp 1 Miliar, meski pembangunan jalan Durjan masih dalam tahap pemeliharaan kondisi jalan sudah mengalami rusak parah, batu batuan tampak pecah pecah dan berserakan, aspal sama sekali tak berfungsi.

Salah seorang aktivis Kota Sampang, Alfyan kepada awak media mengatakan bahwa proyek pembangunan jalan Durjan hanya berselang satu bulan pekerjaan tersebut sudah mengelupas atau mengalami kerusakan yang cukup parah.

“hanya alasan saja ada masa pemeliharaan, dari sekian titik proyek yang di tangani, Erwin sejauh ini tidak pernah melakukan perbaikan, ini jelas bahwa ada indikasi anggaran pemeliharaan dalam pekerjaan tersebut tidak difungsikan” terang Alfyan

Lebih jelas Alfyan, “ketika mendapat teguran dari LSM maupun awak media dia sangat pandai bicara teknis. Namun, pihaknya tidak sadar bahwa teknis yang dia terapkan mandul atau tidak ada hasil yang maksimal” tambahnya.

Sementara itu, Erwin Elmi Syahrial, pejabat yang dimaksud di atas berdalih, dirinya mengatakan ada perbaikan dalam pekerjaan tersebut, dan menurutnya masa pemeliharaan belum selesai.

“masih dalam masa pemeliharaan, tapi sudah ada perbaikan, dalam proyek pembangunan tersebut, tidak hanya melibatkan satu pihak melainkan banyak tim, seperti Konsultan Pengawas, Kontraktor, dan lain-lain jadi kalau mau minta tanggapan lebih rinci mereka harus juga di konfirmasi” pungkasnya

(Ina/Anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here