IndependenNews.com | Aceh Utara – Tak mau kalah dengan kaum pria, lima caleg Perempuan yang meraih suara terbanyak di Pileg 2024 wilayah pemilihan Banda Aceh. Bahkan satu diantaranya memperoleh kursi di parlemen Tingkat DPRD Provinsi Aceh. kamis ( 25/4/24)
Salah satunnya Indriani, diamana ia memperoleh suara terbanyak, mewakili kaum perempuan dari partai Nasional, yakni partai NasDem, di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Aceh, yang meliputi Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.
Namun mendapatkan suara tinggi, di Pileg 2024 tak selalu jadi jaminan seorang Indriani bisa lolos ke DPRA, pasalnya partai yang menaungi Indri, hanya memiliki satu kursi, dan itu diperoleh dari Caleg NasDem Laki-laki lantaran perolehan suara nya lebih tinggi.
Berdasarkan hasil rekapitulasi bertahap tingkat Provinsi yang digelar KIP Aceh, Indriani memperoleh suara 4.484 suara, dan ini merupakan suara tertinggi mewakili Caleg Perempuan dari Partai Nasional, yakni Partai NasDem.
Sementara untuk tingkat Dapil 5 Aceh, Indriani memperoleh suara terbanyak kedua untuk perempuan, setelah lawannya yang juga perempuan dari partai lokal Aceh, yakni Syarifah Nurul Carissa S.Tr.T. dari partai PNA yang memperoleh 9.380 suara. Kemudian di urutan ketiga ada Salmawati, SE.,M.M., dari Partai Aceh, yang memperoleh suara sebanyak 3.754 suara.
Selanjutnya di urutan keempat terbanyak untuk Caleg dari kaum Perempuan diperoleh Endang Sumiati, S.E., Ak. Dari Partai Keadilan Sejahtera, dengan memperoleh suara sebanyak 2.513 suara. Dan diurutan kelima memperoleh suara terbanyak Caleg Perempuan yakni, Nailul Amani, dari Partai Adil Sejahtera Aceh, dengan memperoleh suara sebanyak 1.536 suara, di Dapil lima Aceh, yang meliputi Aceh Utara, Kota Lhokseumawe.
Meski demikian Indriani tak patah semangat dan terus berupaya maksimal, untuk memajukan daerah kelahirannya, yakni Kabupaten Aceh Utara, melalui partai NasDem. Bahkan Indriani tengah menjalin komunikasi dengan pihak Partai Lokal maulun parnas, yakni untuk berkolaborasi, maju sebagai Cabup Cawabup Kabupaten Aceh Utara.( muh )