IndependenNews.com, Anambas | Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Siantan, Muslimin mendesak instansi terkait untuk melakukan pengawasan perairan Anambas terkait persoalan nelayan pancing ulur dengan nelayan bagan apung.
Demikian disampaikan Muslimin, pada rapat mediasi yang diinisiasi oleh
Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Ruang Rapat Dinas DPMPTSP Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (23/05/2022).
Dikatakan Muslimin, rapat ini guna menyelesaikan seteru antar nelayan pancing ulur dengan nelayan bagan apung.
“Kita harapkan Dinas terkait Agar melakukan pengawasan di perairan sehingga tidak terjadi pertikaian antar nelayan,”ujar Muslimin
Upaya penyelesaian persoalan antar nelayan ini, kata Muslimin, telah dilakukan beberapa kali pertemuan anatara nelayan dan Dinas terkait.
“Kita berharap tidak sebatas menggelar rapat, tetapi perlu tindakan nyata dengan yakni pengawasan untuk mengontrol situasi dilapangan,”kata Muslimin
Sementara itu, Kepala Cabang DKP Provinsi Kepri, Kadarisman mengaku tidak melaksanakan pengawasan di laut, dikarenakan kekurangan anggaran dan personil.
“Pada tahun sebelumnya anggaran kita cukup, tetapi karena personil kurang tidak bisa melakukan pengawasan secara maksimal. Untuk tahun ini, memang betul-betul pres. Kita juga sudah menghadap pimpinan meminta agar ada penambahan anggaran,” terang Kadarisman (rs)