Gubernur Sulsel Dorong Desa Maju dan Mandiri Melalui Transparansi Tatakelola Pemerintahan Desa

0
127

BONE, INDEPENDENNEWS.COM — Strategi utama kebijakan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam percepatan pembangunan daerah yakni memperkuat kolaborasi dan sinergi kepada semua pemangku kepentingan. Kolaborasi dan sinergi dengan seluruh kabupaten kota  dan bahkan menembus sampai kepada pemerintahan  desa.

Apabila desa dikelola dengan baik, terbuka dan transparan dan berbagai inovasi maka dipastikan percepatan pembangunan di Sulsel akan dapat dipacu sehingga menghadirkan kemajuan daerah dan kesejahtraan rakyat.” ujarGubernur dalam acara Bimbingan Teknik Ketebukaan Informasi Publik melalui penguatan PPID Desa dengan standarisasi layanan keterbukaan informasi publik desa, Kamis (19/12/19) bertempat di Hotel The Novena  Kabupaten Bone

Dikatakan Gubernur Nurdin Abdullah, tatakelola pemerintahan desa asar dilakukan dengan transparan dan melibatkan partisipasi publik dalam membangun desa mulai dari perencanaan, pelaksanaan bahkan sampai pada pengawasan. Apabila kepala desa berkinerja dan berkarya baik, pasti akan dicintai rakyatnya.

” Kita berharap kepala desa tidak terganggu dengan hal yang berkaitan dengan pertanggungung jawaban, karena telah mengelola dana desa nya dengan akuntabel. Saya ingin para kades dijaga dalam suasana yang kondusif dan focus untuk melakukan inovasi memajukan desanya. Selanjutnya Terkait dengan lombah .

” Kita akan menilai prestasi desa secara objektif,  tim penilai tak usah dilayani dan diservice, jangan karena dengan pendekatan lalu desa itu jadi juara, kita tidak mau keberhasilah kamuflase tapi kita ingin benar ada prestasi sehingga desa itu memenangkan lombah desa. “Saya sudah berikan reward kepada desa yang juara kita  kasi dana satu milyar, juara dua 750 Juta, juara tiga 500 juta supaya ada motivasi desa untuk berpacu.

Bahkan para kades diminta untuk penyusun perencanaan berdasarkan potensi desa menyesuaikan dengan progran unggulan Provinsi Sulsel yaitu pembangunan infrastruktur, optimalisasi hilirisasi pertanian, kualitas layanan pendidikan dan kesehatan yang makin baik, pengembangan parawisata, dan merawat lungkungan, kalau desa memiliki perencanaan yang baik dan sejalan dengan prioritas provinsi maka desa itu bisa mendapatkan kucuran dana bukan hanya dana desa, ADD tapi juga dana bantuan provinsi ke kabupaten yang diteruskan ke desa,  jadi  kolaborasi dan sinergitas bukan hanya dengan kabupaten saja tapi juga dengan pemerintahan desa.

Sementara itu, Kadis Kominfo Sulsel Andi mengatakan, bahwa keterbukaan informasi publik di desa menjadi pintu masuk untuk lahirnya tatakelola pemerintahan desa yang baik.

” Dengan adanya interaksi dan partisipasi publik dalam membangun desa, rakyat di desa akan merasa memiliki dan menikmati hasil pembangunan di desa, kemudian rakyat akan bangga dan akan menjaga capaian hasil pembangunan desanya, sehingga lahir apa yang sebut pemberdayaan masyarakat.” katanya (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.