Dikabarkan Walikota Cilegon Kena OTT KPK, Kediaman Tertutup Rapat

0
607

Dikabarkan Walikota Cilegon Kena OTT KPK, Kediaman Tertutup Rapat

CILEGON, independen News.com-Kondisi rumah Walikota Cilegon, Tubagus Iman Aryadi di Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang tertutup rapat, usai beredarnya pemberitaan OTT KPK terhadap walikota dua periode ini, pada Jumat (22/9/2017) malam kemarin.

Terlihat Tak ada aktivitas di dalam pekarangan rumah, Hanya nampak, dua mobil dinas bernopol A 1 R jenis Sedan Camry warna hitam dan A 66 R jenis Kijang Innova yang terparkir di halaman rumah hingga pukul 12.30 Wib

“Rumah kediaman Walikota Cilegon tidak seperti biasanya sering terbuka ramai, tetapi sejak Sabtu pagi tertutup,” kata Adam salah satu warga sekitar seperti dilansir Tribun Pos, Sabtu (23/9/2017).

Namun, Adam tidak mengerti ada apa. Setau ia, dari tadi pagi ada banyak wartawan yang datang ke rumah itu.

Menurut keterangan Superi, salah seorang Satpol PP penjaga rumah kediaman yang berhasil diwawancarai Tribun Pos mengatakan, walikota pergi keluar kota sejak Jumat (22/09/2017) kemarin. Infonya sih menghadiri rapat di Jakarta. Istri dan anaknya juga diajak.

“Saya tidak tahu pasti, saya baru masuk bergantian jaga. Tapi sampai pukul 01.00 Wib dini hari tadi bapak belum terlihat pulang, rumah kosong,” jelasnya.

Pantauan wartawan media ini di lokasi, hingga pada Sabtu (23/9/2017) sekitar 13.00 Wib, Iman belum juga pulang ke kediamannya. Rumah sepi, pagar digembok.

Untuk diketahui KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Walikota Cilegon, kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah seperti dilansir detiknews, Sabtu (23/9/2017).

Namun, KPK belum mengeluarkan pernyataan secara resmi siapa saja pihak yang diamankan dan kasus apa yang melilit Walikota itu.

Sementara itu, sebanyak 10 orang dikabarkan diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Satu di antaranya Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi.

Operasi itu dilakukan KPK pada Jumat (22/9/2017) sekitar pukul 19.00 WIB malam. KPK langsung menyegel kantor Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) yang berlokasi di Cilegon Business Square Blok C No. 10-12 Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten.

“Ada tim Penindakan KPK yang ditugaskan di daerah Banten. Sampai tengah malam hari Jumat, 22 September 2017, KPK lakukan OTT di Kab/Kota di Banten. Sejauh ini diamankan sekitar 10 orang,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Febri melanjutkan, kesepuluh orang itu di antaranya satu kepala daerah, pejabat dinas dan pihak swasta. KPK mensinyalir ada transaksi korupsi terkait perizinan kawasan industri di Kota Cilegon.

Kemudian selain menyegel Kantor DPMPTSP Kota Cilegon, KPK juga menyegel Kantor PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), tepatnya di Bagian Legal di Gedung Wisma Krakatau di Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta. 

(sumber:Tribun Pos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here