Gubernur Ansar Resmikan Listrik Masuk 9 Desa dan 2 Dusun di Kepri

0
186
Foto : Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Senior Manager Perencanaan PLN UIWRKR, Jaka Sumantri dan jajaran

IndependenNews.com, Karimun | Bersempena Hari Listrik Nasional (HLN) ke-76, Gubernur Kepri Ansar Ahmad meresmikan Program Desa Masuk listrik PLN. Program tersebut sedikitnya masuk untuk 9 Desa dan 2 Dusun di wilayah Kepulauan Riau, Rabu (27/10/21)

Peremian Desa masuk listrik ini ditandai dengan penyalaan 9 listrik Desa dan 2 Dusun di Kabupaten Karimun oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Adapun desa yang akan dialiri listrik PLN ini yakni Desa Semembang, Desa Degong, Desa Selat Mie, Desa Sanglar, Desa Ngal. Sedangkan di Kabupaten Anambas ada Desa Sunggak, Desa Air Putih dan Desa Lingai. Kemudian ada Desa Busun Panjang di Kabupaten Lingga dan Dusun Binjai dan Dusun II Harapan Jaya di Kabupaten Natuna.

“Alhamdulillah, bersamaan dengan Hari Listrik Nasional ke-76, kita telah berhasil memasukkan listrik di 9 Desa dan 2 Dusun di Kepri. Hal itu sesuai harapan kita semua, kita ingin Kepri terang benderang, sehingga kecerdasan masyarakat dan kesejahteraan bisa merata,” ujar Gubernur Arsar

Gubernur juga mengapresiasi PLN, telah merealisasikan 9 Desa dan 2 Dusun masuk lsitrik, hal itu meningkatkan Rasio Desa Berlistrik (RDB) Provinsi Kepulauan Riau. Hingga Oktober 2021, RDB Kepulauan Riau telah mencapai 98,56 persen.

“Degan masuknya listrik di desa akan sangat membantu masyarakat dalam peningkatan perekonomian ditengah pandemi, kesejahteraan pun akan tambah meningkat pula,”ucapnya

Sebelumnya, masyarakat di 9 desa dan 2 Dusun masih menggunakan listrik yang bersumber dari mesin genset dengan biaya operasional yang lebih tinggi.

“Kami sangat berterima kasih karena genset kami hanya hidup 5 jam dengan biaya per bulannya 300 ribu sedangkan dengan listrik PLN kami hanya membayar 150 ribu dengan jam nyala 14 jam,” ujar salah seorang warga Desa Semembang, Kecamatan Durai dalam kesempatan ini.

Senior Manager Perencanaan PLN UIWRKR, Jaka Sumantri menyampaikan, pembangunan jaringan listrik meliputi jaringan tegangan menengah sepanjang 21,88 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 39,64 kms, 11 unit gardu distribusi dengan total daya sebesar 975 kilo Volt Ampere (kVA) dan 9 unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dengan total kapasitas terpasang sebesar 935 kilo Watt (kW).

“Total biaya seluruh investasi pengerjaan di 9 desa dan 2 dusun ini mencapai 29,3 miliar rupiah dan akan melayani sebanyak 1.803 pelanggan,” tutur Jaka.

Jaka menambahkan PLN memberikan bantuan melalui program PLN Peduli bagi masyarakat kurang mampu berupa pembayaran biaya pasang baru listrik kepada 815 pelanggan yang berada di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.

“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, melalui program PLN Peduli, kami memberikan bantuan Pasang Baru listrik bagi masyarakat yang kurang mampu dengan total nilai lebih dari 689 juta rupiah untuk 305 pelanggan di Riau dan 510 pelanggan di Kepulauan Riau,”ungkapnya

Salain itu PLN melalui Yayasan Bantuan Mal (YBM) juga memberikan bantuan 517 paket sembako bagi masyarakat Riau dan Kepulauaun Riau.
“Bantuan ini berasal dari zakat pegawai PLN yang dipotong setiap bulannya,”ucap Jaka.

Jaka juga mengajak seluruh pelanggan PLN pasca bayar agar selalu disiplin dan taat dalam membayar tagihan rekening listrik sebelum batas akhir pembayaran.

“Untuk menghidari pemutusan aliran listrik, masyarakat diharapkan agar membayar listrik tepat waktu, sistim pembayaran saat ini sangat sudah lebih mudah dilakukan bisa dimana saja melalui Aplikasi PLN Mobile, ATM, EComerce, Mobile Banking serta PPOB tersebar,” ujar Jaka.

Pelanggan yang mengalami gangguan listrik, tambanya, bisa melapor melalui saluran yang telah disediakan seperti Contact Center 123, twitter PLN 123, facebook PLN 123 dan Aplikasi PLN Mobile yang sudah tersedia di Google Play dan App Store. (BInsar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here