Independennews.com | Taput — Di tengah duka akibat bencana alam yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan meninggalkan kerugian materiil bagi warga, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menghadirkan wajah Natal yang sarat makna: kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas nyata.
Usai Perayaan Natal Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Taput yang digelar Selasa (23/12/2025), rangkaian ibadah ditutup dengan aksi kemanusiaan berupa penyerahan bingkisan dan donasi Natal kepada warga terdampak bencana alam di sejumlah wilayah. Penyerahan bantuan berlangsung di Jalan Sisingamangaraja, tepat di depan Sopo Partukkoan, Tarutung—menjadi simbol bahwa sukacita Natal tidak berhenti di altar ibadah, tetapi mengalir hingga ke tengah masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kehidupan.
Bantuan Natal tersebut diserahkan kepada perwakilan warga dari beberapa desa di Kecamatan Adiankoting dan Parmonangan. Secara simbolis, bingkisan dan donasi diterima perwakilan desa untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak secara merata dan tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan rasa syukur karena bencana alam yang melanda Desa Dolok Nauli tidak menimbulkan korban jiwa. Namun demikian, ia menegaskan bahwa dampak kerusakan fisik yang ditinggalkan cukup berat dan membutuhkan perhatian bersama.
“Untuk korban jiwa di Desa Dolok Nauli tidak ada. Namun, rumah tempat tinggal warga banyak yang mengalami kerusakan berat,” ungkap Bupati JTP.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan warga terdampak dapat kembali menata kehidupan secara bermartabat. Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Taput telah menyiapkan pembangunan hunian tetap bagi warga korban bencana.
“Dalam waktu dekat akan dibangun 103 unit hunian tetap di Dusun Tornauli, Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting. Mudah-mudahan dalam satu minggu ke depan sudah ada 10 unit yang siap huni. Kami berharap warga tetap tinggal di lokasi tersebut dan tidak meninggalkannya,” jelasnya.
Melalui penyerahan bingkisan dan donasi Natal ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus meneguhkan semangat dan harapan—bahwa di balik musibah, selalu ada tangan yang terulur dan kasih yang menyertai, terlebih di momen Natal yang penuh makna.
Tak hanya itu, Pemkab Taput juga menyerahkan paket Natal bagi warga penyandang disabilitas, masyarakat kurang mampu, serta anak-anak yatim piatu. Sebagai bagian dari rangkaian perayaan, hadiah juga diberikan kepada para pemenang Festival Koor Lansia, yang tahun ini diraih oleh peserta koor dari Kecamatan Tarutung.
Perayaan Natal ASN Taput pun menjadi ruang silaturahmi yang menguatkan: memadukan doa, kepedulian sosial, dan komitmen pemerintah untuk hadir bersama rakyat—baik dalam sukacita maupun di tengah cobaan.
(Maju Simanungkalit)


