Yunus Takandewa Nakhodai PDI Perjuangan NTT, Fokus Bangun Kader dan Rangkul Generasi Muda

Independennews.com — NTT — Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur (NTT) di bawah kepemimpinan Yunus Takandewa menegaskan arah baru penguatan partai melalui kaderisasi yang serius, berjenjang, serta pembukaan ruang partisipasi yang luas bagi generasi muda.

Komitmen tersebut disampaikan Yunus Takandewa selaku Ketua DPD PDI Perjuangan NTT terpilih periode 2025–2030 dalam acara syukuran dan pelantikan pengurus DPD PDI Perjuangan NTT yang digelar di Kantor DPD PDI Perjuangan NTT, Sabtu (20/12/2025).

Dalam sambutannya, Yunus menekankan bahwa masa depan PDI Perjuangan tidak semata ditentukan oleh capaian elektoral, tetapi oleh kekuatan ideologi, keteguhan nilai perjuangan, serta kesiapan kader yang dibentuk melalui proses pengkaderan yang terencana dan berkelanjutan.

“Perjuangan politik adalah jalan panjang. Karena itu, PDI Perjuangan harus menyiapkan kader secara sungguh-sungguh agar tetap kuat, konsisten, dan relevan dari waktu ke waktu,” tegas Yunus.

Kaderisasi Berjenjang dan Terarah

Di bawah kepemimpinannya, DPD PDI Perjuangan NTT akan menjalankan rekrutmen dan pembinaan kader secara sistematis, mulai dari kader dasar, kader madya, hingga kader utama. Skema ini dipandang sebagai fondasi utama untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan partai sekaligus memastikan nilai-nilai ideologi PDI Perjuangan tetap terinternalisasi di setiap generasi.

Menurut Yunus, kaderisasi bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan investasi strategis untuk membangun kepemimpinan politik yang berkarakter, berintegritas, dan berpihak kepada rakyat.

Buka Ruang Anak Muda dan Perkuat Media Digital

Yunus Takandewa juga menegaskan keseriusan PDI Perjuangan NTT untuk masuk dan aktif di ruang digital serta media kreatif sebagai sarana komunikasi politik dengan generasi muda. Partai, kata dia, tidak boleh menunggu, melainkan harus proaktif hadir di ruang-ruang yang menjadi ekosistem anak muda.

“Kita tidak bisa berharap anak muda datang sendiri ke partai. Partai yang harus hadir di ruang mereka, mendengar aspirasi mereka, dan memberi ruang aktualisasi,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan mampu menjembatani gagasan politik kerakyatan dengan dinamika dan kreativitas generasi muda, sekaligus memperkuat regenerasi kepemimpinan partai.

Politik Kemanusiaan dan Penguatan Nilai

Selain fokus pada kaderisasi dan generasi muda, Yunus juga menekankan pentingnya politik yang berakar pada nilai-nilai kemanusiaan. PDI Perjuangan NTT, menurutnya, telah dan akan terus melakukan aksi solidaritas sosial, termasuk menghimpun bantuan bagi korban bencana di Sumatera dan Aceh, serta menyiapkan klinik hukum non-litigasi bagi korban kekerasan.

Pendekatan lintas iman dan penguatan integritas moral kader juga menjadi perhatian utama, sebagai bagian dari upaya menjaga harmoni sosial dan etika dalam menjalankan tugas-tugas politik.

Serahkan SK Ketua DPC se-NTT

Rangkaian acara syukuran dan pelantikan ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada seluruh Ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota se-NTT oleh Yunus Takandewa. Penyerahan SK tersebut menandai dimulainya konsolidasi struktural partai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Dengan konsolidasi organisasi yang solid, kaderisasi berjenjang, serta keterbukaan terhadap generasi muda, PDI Perjuangan NTT di bawah kepemimpinan Yunus Takandewa optimistis melangkah sebagai kekuatan politik yang ideologis, adaptif, dan semakin dekat dengan rakyat.

(Marchellino)

You might also like