Fakultas Vokasi UNY Jalin Kerja Sama Riset dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP

Independennews.com | Padang – Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menjalin kerja sama riset dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP) melalui kunjungan tim peneliti UNY ke Padang pada 9–11 Juli 2025.

Kunjungan tersebut difokuskan pada penandatanganan Implementation Arrangement (IA) serta perencanaan penelitian kolaboratif yang akan dilaksanakan di Laboratorium Masase FIK UNP.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas riset, inovasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang keolahragaan dan kesehatan, sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara kedua perguruan tinggi.

Tim peneliti UNY terdiri dari dua dosen terkemuka, yakni Prof. Dr. Ali Satria Graha, M.Kes., dan Dr. Ahmad Ridwan, M.Or.. Keduanya disambut hangat oleh jajaran pimpinan FIK UNP, menandai dimulainya kolaborasi akademik yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan SDM dan teknologi olahraga di Sumatera Barat.

Selama tiga hari kunjungan, tim peneliti UNY dan UNP terlibat dalam berbagai kegiatan, seperti diskusi ilmiah, peninjauan fasilitas laboratorium, perencanaan teknis penelitian bersama, serta pembahasan rencana pembukaan program studi baru di bidang terapi olahraga.

Fokus utama penelitian kolaboratif ini adalah mengkaji pengaruh terapi masase, terapi latihan, dan terapi healing terhadap pemulihan cedera ekstremitas bawah, stres, dan relaksasi otot, dengan indikator penurunan tingkat nyeri, peningkatan mobilitas sendi, dan pengurangan kecemasan pada atlet.

Hasil dari riset ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi ilmiah dan kebijakan yang aplikatif untuk dunia olahraga Indonesia, khususnya dalam hal penanganan cedera dan peningkatan kualitas layanan keolahragaan di Sumatera Barat.

Kedua universitas berkomitmen untuk saling mendukung dan berbagi sumber daya guna memastikan keberhasilan program ini. Nota kesepahaman yang telah ditandatangani menjadi landasan hukum bagi kerja sama jangka panjang di bidang riset dan pengembangan keolahragaan.

Kolaborasi ini juga mendukung pencapaian beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:

  • SDG 3: Good Health and Well-Being, melalui pengembangan terapi pemulihan berbasis riset ilmiah;
  • SDG 4: Quality Education, dengan mendorong riset kolaboratif dan pengembangan kurikulum;
  • SDG 17: Partnerships for the Goals, dengan memperkuat kemitraan antar lembaga pendidikan tinggi.

Diharapkan kerja sama ini menjadi pionir dalam pengembangan riset terapan, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta inovasi pendidikan vokasional di bidang keolahragaan di masa mendatang. (Dioni)

You might also like