IndependenNews.com, Lingga | Lima unit kendaraan roda dua menggunakan kenalpot racing/bron milik Pelajar yang diparkirkan dipekarangan sekolah SMP Negeri 002 Dabo, akhirnya terpaksa dibuka pelajar di hadapan pihak sekolah dan Anggota Satlantas Polresta Lingga, pada Rabu ( 29/3/2023).
Selain mencabut kenalpot motor milik pelajar yang menggunakannya juga deberikan sanksi dari pihak sekolah memanggil orang tua yang bersangkutan, kemudian membuat surat pernyataan tidak lagi memasang/menggunakan knalpot yang membuat bising disepanjang jalan menuju area sekolah.
Hal tersebut dilakukan Satlantas Polres Lingga dalam rangka melaksanakan kegiatan edukatif berlalulintas.
Kasatlantas Polres Lingga di wakili KBO Satlantas Iptu Adhie beserta 5 (lima) orang personil Satlantas Polres Lingga lainnya
“Kami bersama lima orang personil Satlantas Polres Lingga dan bapak Kepala sekolah Efendi berjalan mengarah ke parkiran kendaraan roda dua dan menemukan ada 5 (lima) unit kendaraan roda dua yang terparkir terpisah dipekarangan parkir sekolah,”ujarnya
Hasil pemeriksaan kemudian didapati 5 (lima) unit kendaraan roda dua yang digunakan siswa menggunakan knalpot racing/brong, dan TNKB depan tidak dipasang.
“Kita juga menghimbau kepada pihak sekolah dan para siswa khususnya SMPN 2 Dabo Singkep agar jangan ada lagi menggunakan knalpot racing/brong karena hal tersebut dapat mengganggu kenyamanan baik para pengguna jalan berlalulintas termasuk juga mengganggu kenyamanan lingkungan. Dan meminta kepada pihak sekolah (guru) senantiasa mengawasi para siswanya,” ujar Iptu Adhie.
Dipenghujung kegiatan yang dilaksanakan, pihak sekolah yang bertindak langsung dalam hal ini bapak Kepala sekolah SMP 2 dabo singkep yakni Bapak Efendi, menyimpan/mengamankan sementara waktu knalpot tersebut.
Dari Jajaran Lalulintas Polres Lingga melalui KBO Satlantas Iptu Adhie yakni memberikan pesan edukatif diantaranya Jangan ada lagi memakai knalpot racing, mohon kira nya pengawasan internal sekolah, setiap berkendara tetap gunakan Helm SNI. ( juhari )