Dua Pekan Paskah Penggusuran, Eks PKL Pasar Jodoh Terancam Kesulitan Ekonomi

0
93

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM — Pedagang kaki lima (PKL) paskah penggusuran pasar induk Jodoh Batam kembali melakukan aksi demo Kamis (21/11/1) di depan Kantor Pemko Batam.

Dalam aksinya, eks pedagang PKL pasar induk Jodoh meminta pemko Batam untuk memikirkan nasib mereka. Akibat penggusuran tanpa solusi itu membuat penghasilan ratusan PKL terganggu.

“Kami mau makan apa, selama ini kami mengadu mengais rezeki dari hasil jualan di Pasar Induk Jodoh, kami mau makan dari mana pak wali,” ujar para pedangang saat menggelar Aksi di depan Kantor Pemko Batam sembari menangis

Selain itu, mereka juga mengeluhkan nasib keluarga dan anak anak yang saat ini akan menghadapi ujian, harus bayar uang sekolah, sementara pemasukan tidak ada semenjak tak berjualan.

“Mau makan saja susah, sudah dua minggu tak berjualan, kami mau makan apa.” ujar Pedagang.

Dalam aksi tersebut, para pedagang diterima wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad, yang mengaku bahwa dirinya bleng atas keluhan para pedagang kaki-lima dan mengatakan dirinya tidak bisa mengambil keputusan.

“Saya harus mendiskusikan masalah ini kembali dengan anggota saya. Saya bleng dan tidak bisa mengambil keputusan hari ini,” kata Amsakar

Mendengar penyampaian Amsakar, Para PKL kecewa dan meninggalkan kantor Pemko Batam dan melanjutkan aksinya di Kantor DPRD Batam.(gus01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.