Dit Reskrimsus Polda Kepri Periksa Ketersediaan Obat di 14 Pedagang Besar Farmasi

0
35

Independennews.com, Batam – Dit Reskrimsus Polda Kepri mengerahkan Satuan Petugas (Satgas) Pangan untuk memeriksa langsung ketersediaan alat kesehatan, obat-obatan dan suplemen peningkat daya tahan tubuh terhadap
Pedagang Besar Farmasi (PBF) di Kepri.

Dir Reskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Teguh Widodo menyampaikan, pemeriksaan dilakukan terhadap 14 perusahaan pedagang besar farmasi di wilayah kota Batam dan Tanjungpinang.

“Hal ini dilakukan karena tingginya permintaan obat-obatan dan alat kesehatan ditengah pandemi Covid-19 di wilayah hukum Polda Kepri,” kata Teguh saat didampingi Kabid Humas Polda Kepri, Kompol Harry Goldenhardt, (21/7/21).

Dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh pihaknya, Teguh melaporkan bahwa permintaan obat-obatan dan vitamin sangat tinggi

″Dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh tim dilapangan, dapat kita simpulkan bahwa saat ini permintaan obat-obatan dan vitamin sangat tinggi. Hal ini membuat ketersediaan obat tersebut mengalami penipisan.

“Dari 14 perusahan farmasi dan apotik yang kita cek, didapatkan ketersediaan obat vitamin C dan D mulai menipis. Hal tersebut dikarenakan tingginya permintaan dari masyarakat,” terangnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, pemerintah telah mendorong seluruh Industri Farmasi baik swasta maupun BUMN untuk mempercepat proses produksi obat-obatan tersebut.

“Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan obat yang meningkat, sejalan dengan lonjakan kasus konfirmasi Covid-19,” tuturnya.

“Tentunya kita berharap kebutuhan akan obat-obatan dan Viatamin ini segera dapat terpenuhi dan disalurkan ke Fasilitas-fasilitas kesehatan dan ke Apotek-apotek sehinga tidak ada penimbunan di Industri maupun di PBF.” tutupnya.(Red/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here