Diduga Pekerjaan Proyek Pasar Rogojampi Tidak Sesuai Dengan RAB

0
237
Foto : Penampakan Pasar Rogojompi

IndependenNews.com, Banyuwangi | Pekerjaan proyek dipasar Rogojampi diduga tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB). Pasalnya pengerjaan pada item yang tertera dalam papan nama tidak sesuai apa yang telah dikerjakan.

Berdasarkan pekerjaan yang tertera pada papan nama proyek, kegiatannya pemeliharaan bangunan gedung tempat kerja pasar Rogojampi untuk anggaran APBD tahun 2022 sumber anggaran dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, dengan nilai kontrak Rp 185.654.000,00 dan dikerjakan oleh CV. Sinar Bejo.

Sementara dilapangan yang dikerjakan pavingisasi dan pemasangan kanopi pada pintu masuk utama pasar Rogojampi. Hal itu menuai polemik di tengah masyarakat terutama para pedagang pasar Rogojampi.

Irfan Hidayat SH.MH, Ketua Forum Rogojampi Bersatu (FRB) angkat bicara soal polemik tersebut, Ia mengatakan selaku lembaga kontrol sosial ditengah masyarakat, pihaknya berkewajiban menanggapi apa yang menjadi polemik diterngah masyarakat, termasuk pada pekerjaan proyek di pasar Rogojampi.

“Kami terpanggil menggali informasi dan mencari fakta sebenarnya, termasuk penyebab terjadinya polemi pada proyek di pasar Rogojompi,”ujarnya

Dia mengaku Dari hasil Temuan investigasi sementara, pihaknya mendapati beberapa hal yang tidak lajim dalam pelaksanaan proyek.

“Kami menemukan bahwa anggaran untuk kegiatan itu berasal dari APBD sebesar Rp.185,6 juta, namun dari hasil analisa team di lapangan, bahwa proyek tersebut hanya menghabiskan anggaran kurang lebih Rp.97,8Juta,” terang Irfan , Senin (4/4).

Dikatakan irfan, Dugaan yang pertama pekerjaan paving dengan volume, lebar 8 meter dikalikan panjang 40 meter, menurut estimasi biaya harga PUPR Tahun 2022 Rp.165ribu permeter persegi, dari sini akan didapat nilai sebesar Rp.52,8 juta.

Kedua, lanjut Irfan, pekerjaan kanopi dengan lebar 8 meter dan panjang 17 meter kalau di kalkulasikan kisaran Rp 45 juta. “Dari hasil temuan tersebut ada dugaan mar-up anggaran, dari nilai yang tertera dengan pekerjaan yang dikerjakan,” ungkapnya

Terkait proyek ini, tambah Irfan, pihaknya telah menghubungi Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, selaku pemberi proyek.

“Kami telah mengkonfirmasi pelaksanaan proyek ke dinas bersangkutan, melalui Nawari,S.Sos, selaku Kepala Bidang Pasar, melalui Via Whatsapp nya, mengatakan, bahwa proyek yang sedang dikerjakan itu sudah berjalan sesuai aturan.”ujar Irfan menirukan penyampaian Nawari kepada awak media ini.

Pun demikian, kasus ini tidak akan sampai disitu, Kami akan segera melayangkan surat kepada dinas terkait, dan kalau benar ada penyelewengan kami akan melaporkan hal itu kepada pihak APH,” Pungkasnya. (Har)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here