Demo GPI , Minta Politisi Hanura Ahok Dipecat

0
288

Muara Beliti, Sumsel- Organisasi masyarakat (ormas) gabungan Gerakan Pemuda Islam (GPI) dan simpatisan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mendesak Anggota DPRD Musi Rawas (Mura) Marwan Chandra alias Ahok dipecat. Aspirasi ini disampaikan , Kamis (01/02) sekitar pukul 13.00 WIB. 7di kantor DPRD Mura.

Aksi dari belasan orang ini digelar karena anggota DPRD Mura, Ahok dari Partai Hanura Dapil IV itu dinilai sudah tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai Wakil Rakyat.

“Sudah setahun lebih Ahok tidak bisa menjalankan tugas sebagai DPRD. Untuk itu kami meminta kepada Pimpinan DPRD Mura khususnya Badan Kehormatan Dewan untuk segera menggelar sidang untuk memberhentikan atau memecat Ahok,” kata Rehanudin Akil, koordinator aksi dalam orasinya.

Ditambahkannya, Ahok sudah melanggar UU nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD pasal 407, dan pasal 136 ayat 1 peraturan DPRD Kabupaten Mura Nomor 26 tahun 2015 tentang perubahan peraturan DPRD Mura nomor 14 tentang Tata Tertib DPRD Mura.

menurutnya Ahok sudah tidak dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara berkelanjutan atau berhalangan tetap.

“Hal ini dibuktikan dengan tidak aktifnya Marwan Chandra alias Ahok dalam kurun waktu lebih kurang satu tahun terakhir dengan tidak menghadiri rapat paripurna dan rapat alat kelengkapan DPRD yang menjadi tugas dan kewajiban sebanyak 6 kali berturut-turut.

Hal ini membuktikan bahwa saudara Marwan Chandra tidak lagi memenuhi syarat sebagai anggota DPRD Mura,” jelas Rehan.

Para pengunjuk rasa diterima oleh Amri Aziz sebagai Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Mura.

Dia menyarankan agar pengunjuk rasa langsung menyampaikan aspirasinya ke DPD Partai Hanura Mura, karena menyangkut personil partai Hanura. Kemudian ia meminta kepada GPI untuk melayangkan surat resmi ke pimpinan dan Badan Kehormatan DPRD Mura.

“Kami tahu kalau Pak Marwan Chandra sakit. Namun untuk kehadiran beliau, kami nyatakan bahwasanya beliau tetap hadir meski jarang. Ini dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan. Kehadirannya bisa dibuktikan dengan absensi kehadiran saat rapat,” ujar Amri.

Masalah kehadiran anggota DPRD dalam penyambutan aspirasi ini, Amri menyampaikan permohonan maaf. Sebab saat ini Anggota DPRD Mura tengah sibuk dengan kegiatan masing-masing baik atas nama fraksi maupun komisi DPRD Mura. (Hasbullah)

LEAVE A REPLY