Independennews.com | Taput – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memastikan seluruh warga terdampak bencana mendapatkan perlindungan dan bantuan yang memadai. Jumat (5/12/2025), Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, memberangkatkan langsung tim personel gabungan untuk menyalurkan bantuan logistik ke tiga desa yang masih terisolir di wilayah Hajoran, Kecamatan Parmonangan.
Tiga desa tersebut—Desa Manalu Purba, Desa Batu Harimau, dan Desa Purba Dolok—hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses akibat kerusakan jalan dan longsor yang terjadi beberapa hari terakhir. Kondisi medan yang licin, terjal, dan rawan longsor membuat distribusi bantuan tidak dapat dilakukan secara cepat dan memerlukan kesiapan personel yang matang.
Dengan penuh kehati-hatian, rombongan diberangkatkan melalui jalur darat dari halaman Kantor Bupati Taput. Bupati JTP tampak memantau langsung kesiapan armada serta perlengkapan yang dibawa, memastikan bahwa setiap kebutuhan warga diperhitungkan secara cermat.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan pesan harapan dan kehati-hatian kepada seluruh personel yang bertugas.
“Semoga perjalanan menuju Hajoran berjalan lancar dan seluruh bantuan tiba dengan selamat. Kehadiran pemerintah harus betul-betul dirasakan masyarakat, terlebih mereka yang sedang menghadapi situasi sulit,” ujar JTP.
Bantuan logistik yang dikirim meliputi bahan pangan pokok, air bersih, perlengkapan tidur, obat-obatan darurat, hingga perlengkapan kebersihan, yang seluruhnya disesuaikan dengan kebutuhan mendesak warga di lokasi terisolir. Pemerintah juga menyiagakan personel tambahan untuk memantau kondisi jalan dan memastikan rombongan dapat melintasi titik-titik yang masih rentan amblas atau tertutup material longsor.
Rombongan dijadwalkan tiba di lokasi pada malam hari, dengan perhitungan waktu tempuh yang lebih panjang akibat kondisi jalan yang rusak. Pemerintah daerah menegaskan bahwa setelah bantuan tahap pertama ini tiba, pendataan lanjutan akan segera dilakukan untuk memastikan kebutuhan tambahan—baik logistik, kesehatan, maupun perbaikan infrastruktur—dapat segera ditindaklanjuti.
Langkah cepat ini menjadi bukti bahwa Pemkab Taput terus hadir dalam situasi darurat dan mengutamakan keselamatan masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah terpencil dan sulit dijangkau.
(Maju Simanungkalit)




