IndependenNews.com, Taput | Proyek Jalan Lingkungan berupa rabat beton di Dusun Pardarian, Desa Siraja oloan, Kec.Tarutung, Kab. Tapanuli Utara (Taput), Sumut, terlihat pada badan jalan terkepas dimana mana. Bahkan dibeberapa titik sudah retak-ratak.
Patar Lumban gaol dari Lembaga Pemantau dan Pemerhati Pembangunan Daerah (LP3D) Senin (20/2/2023) mempertanyakan kwalitas proyek tersebut, pasalnya proyek belum dua bulan selesai dikerjakan, namun badan jalan sudah terkelupas dimana mana.
Selain itu lanjut Patar yang melewati jalan tersebut hanya sepeda motor warga,artinya tidak ada beban kenderaan yang melebihi tonase seperti mobil truk.
“Proyek ini selesai bulan desember tahun lalu, belum dua bulan kondisinya sudah begini. Sementara yang melewati rabat beton ini hanyalah sepeda motor warga, tidak ada mobil yang bermuatan lewat dari jalan ini”ujar Patar.
Sementara Pejabat Pembuat Komitment(PPK) dari proyek tersebut Eva Siahaan, saat dimintai keterangannya melalui Aplikasi WA menyampaikan rekanan akan disurati dan proyek tersebut sedang diaudit oleh BPK
“Tks info ito, akan disurati pihak rekanan. Dan kegiatan tsb sdg di audit oleh BPK” jawab Eva Siahaan melalui WA.
Dari informasi yang didapat,sumber dana proyek berasal dari P.APBD Kab.Taput tahun 2022 senilai Rp.95.145.000,– dilaksanakan oleh CV.Desi Jaya
(Maju Simanungkalit)