Anggapan Masyarakat Banjir Karena Hujan Buatan, Ini Kata BP Batam

0
511

BAtAM, INDEPENDENNEWS.COM — Terkait banjir dibeberapa titik Kota Batam yang terjadi pada hari ini. Dan adanya anggapan masyarakat bahwa penyebab banjir akibat kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (Hujan Buatan),  yang sedang dilakukan oleh BP Batam bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerepan Teknologi (BPPT).

Menanggapi anggapan masyarakat tersebut, BP Batam merilis tujuan kegitan TMC (Hujan Buatan) itu. Adapun penjelasan yang disampaikan BP Batam ialah:

1. Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau Hujan Buatan tidak menyebabkan banjir di Nagoya, Baloi dan Batuaji. TMC itu mengunci awan yang akan mengarah ke Daerah Tangkapan Air (DTA) waduk dan disemai, sehingga makin deras dan hanya fokus ke DTA waduk.

2. Berdasarkan prakiraan dari BMKG, yaitu bahwa dalam minggu-minggu terakhir Juni ini di wilayah Kepulauan Riau diprediksi akan terjadi peningkatan hujan, dan sejak Jum’at dini hari (tadi malam) memang terjadi hujan secara alami di Kota Batam begitu juga di beberapa wilayah di Kepulauan Riau termasuk di Tanjung Pinang dan Rempang.

BACA JUGA :Polres Kepulauan Anambas Tanpa Henti Lakukan Patroli Dialogis di Wilayah Tarempa

3. Perlu kami sampaikan juga bahwa penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca untuk mempercepat hujan dilakukan dengan mengunci koordinat di sekitar area Waduk Duriangkang dan Waduk Muka Kuning. Setelah awan yang berada di sekitar koordinat DTA waduk tersebut masuk, lalu dilakukan inisiasi di awan untuk menurunkan hujan di lokasi yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan volume hujan di dalam waduk yang saat ini masih perlu ditambah akibat kemarau berkepanjangan.

4. Selain pengaruh angin, terjadinya hujan di sekitar daerah tangkapan air Waduk Duriangkang dan Waduk Muka Kuning mengakibatkan terbentuknya iklim mikro yang dapat menyebabkan terjadinya hujan dan dan adanya pengaruh angin yang membawanya ke beberapa lokasi yang tidak disasar oleh Tim TMC BPPT.

5. Dengan mengunci koordinat untuk penerapan teknologi modifikasi cuaca diharapkan sasaran jatuhnya hujan sesuai dengan posisi yang diinginkan untuk menambah tinggi muka air waduk untuk kepentingan ketersediaan air seluruh masyarakat Batam dan Kawasan industri.

Demikian penjelasan BP Batam yang diterima Redaksi INDEPENDENNEWS.COM, pada Sabtu 20 Juni 2020.

Editor : LS

BACA JUGA : Hadapi Krisis Ekonomi Global, Bamsoet : Saatnya Kembali ke Sistem Genuine Ekonomi Pancasila

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here