AMARAH Kepung DPRD dan Polresta Mamuju, Tuntut Keadilan untuk Aktivis

Independennews.com | Mamuju – Puluhan massa dari Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Anti Korupsi dan Premanisme (AMARAH) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD dan Mapolresta Mamuju pada Selasa (15/7/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap dugaan tindakan represif yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Mamuju berinisial A terhadap seorang aktivis saat aksi demonstrasi sehari sebelumnya, Senin (14/7).

Koordinator lapangan AMARAH, Ikra Wardhana, mengecam keras insiden tersebut. Ia menilai perilaku anggota legislatif itu telah mencederai nilai-nilai demokrasi dan kebebasan berekspresi.

“Kami sangat kecewa terhadap tindakan anggota DPRD Mamuju berinisial A, yang telah melakukan kekerasan terhadap rekan kami saat menyampaikan aspirasi. Ini adalah bentuk penghinaan terhadap demokrasi,” tegas Ikra di sela-sela aksi.


Ikra menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan terus menyuarakan keadilan hingga ada penindakan tegas terhadap pelaku.

“Kami akan terus melakukan aksi hingga ada kejelasan dan keadilan ditegakkan. Ini bukan sekadar pembelaan terhadap individu, tetapi juga terhadap hak seluruh rakyat untuk bersuara,” katanya.


Ia juga menyoroti maraknya sikap arogansi dan gaya premanisme yang mulai mencemari institusi legislatif.

“Kami menolak tegas lembaga rakyat dikuasai oleh premanisme. Hal itu hanya akan membungkam demokrasi dan menakut-nakuti rakyat yang bersuara,” tambahnya.


Setelah menyampaikan aspirasi di DPRD, massa AMARAH melanjutkan aksi ke Mapolresta Mamuju untuk menindaklanjuti laporan atas dugaan pemukulan yang dialami salah satu aktivis.

“Kami ingin memastikan bahwa proses hukum berjalan. Tidak boleh ada impunitas bagi pejabat yang menyalahgunakan kekuasaan,” pungkas Ikra.

You might also like