Aksi Unjuk Rasa Berujung Penyegelan Kantor Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun

0
172

INDEPENDENNEWS.COM, SAROLANGUN — Kantor Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun disegel oleh aktivis Aliansi Pecinta Keadilan Kebenaran (APKK) bersama Lembaga Laskar Merah Putih (LMP) dan Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP KPK), penyegelan tersebut dilakukan pada saat menggelar aksi unjuk rasa, pada Kamis (3/10/19).

Aksi unjuk rasa disertai penyegelan kantor Dinas PUPR soralangun itu, menyusul terjadinya kegagalan pekerjaan pengaspalan Jalan Simpang Guruh Baru Desa Taman Dewa Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Jambi, tahun anggaran 2018 yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut koordinator aksi Iskandar dalam orasinya selama 40 menit tidak mendapat respon dari Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun, khusus nya Bina Marga untuk menemui massa. Keinginan massa untuk ketemu langsung dengan para pemdemo tak disanggupi, namun para pendemo hanya ditemui Sekretaris Dinas PUPR. Hal itu membuat para pendemo kesal dan akhirnya menyegel kantor Dinas tersebut sebagai bentuk rasa ke kecewaanya

“Menurut para pengunjuk rasa bahwa dinas PUPR sudah mati suri.” ujar para Pendemo

Adapun tuntutan para pendemo yakni Aliansi Pecinta Keadilan dan Kebenaran :

  1. Meminta Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun bertanggung jawab atas kegagalan pekerjaan kontraktor, dan segara memperbaiki semua kerusakan jalan.
  2. Meminta dlDinas PUPR melakukan penghitungan ulang Proyek pengaspalan jalan simpang Guruh baru tahun anggaran 2018 yang diduga ada nya Mark up dalam penghitungan pembayaran.
  3. Meminta Dinas PUPR menjelaskan tentang uang jaminan pemeliharaan 5% dari nilai kontrak proyek, mengapa proyek tanpa perawatan tapi dana tersebut tetap di cairkan.
  4. Meminta Dinas PUPR mem-blacklist perusahaan yang pekerjaan nya ber kwalitas Rendah.

Melalui sekretaris Dinas PUPR kabupaten Sarolangun H Masturo mengatakan, bahwa pihaknya akan menampung setiap aspirasi masyarakat.

“kami dapat menerima aspirasi dan secepat nya akan kami sampaikan kepada yang bersangkutan, jika rekan rekan mau audiensi dengan sekdin, sekdin siap, cuman kami hanya dapat menerima dan meneruskan aspirasi kepada yang berkompeten.” Kata Masturo

Selanjutnya para pendemo mendatangi kantor unit layanan pengadaan (ULP) dan berorasi meminta agar pihak ULP tidak memenangkan lagi perusahaan yang pekerjaan nya berkwalitas Rendah atau gagal.

“para pendemo tidak berhasil berjumpa dengan kepala ULP namun aspirasi mereka tetap di tampung dan di sambut oleh perwakilan dari Dinas ULP kabupaten Sarolangun, apapun aspirasi nya tetap kami tampung namun keputusan tetap pada pimpinan, jika ada pekerjaan ada yang tidak sesuai silakan awasi di lapangan, bagi kawan kawan media dan LSM silakan mengawasi dan laporkan.” Kata nya

Penulis : (Is)tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.