ABK Kapal KLM PUTRI SETIA Selamat, Ini Penjelasan Danlanal DBS Dan Polairud Polres Lingga

0
241

LINGGA, INDEPENDENNEWS.COM — Diduga mati mesin dan akibat cuaca buruk, Kapal Layar Motor (KLM) PUTRI SETIA GT.31 bermuatan kelapa seberat 70 ton, berlayar dari sungai lokan tujuan sungai guntung tenggelam di seputaran perairan dengan koordinat 00.18.173’S 144.05.179.E.

Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Zul Pahmi SE., M.tr.Hanla M.M melalui pesan rilis Posalnya kepada wartawan mengatakan, “Kejadian musibah laka laut tenggelamnya Kapal KLM PUTRI SETIA tersebut terjadi pada Sabtu 12/06/2020 sekira pukul 08.00 Wib”,ucapnya, Sabtu 13/06/2020.

BACA JUGA : Cuaca Buruk, Kapal Bermuatan Kelapa Tenggelam di Perairan Selingsing

Dikatakannya, Terjadinya laka laut tersebut disebabkan kerusakan pada mesin kapal sehingga kapal mesin mati sehingga kapal tidak bisa dikendalikan, dan disebabkan cuaca yang buruk sehingga kapal tersebut tenggelam.

Alhamdulillah, Menindak Informasi yang diteriman dan berkat hasil giat tanggap personil kita dengan menggunakan Patkamla Kuala Gaung II-4-54. Ke-lima orang anak buah (ABK) KLM PUTRI SETIA GT.31 tersebut dapat di efakuasi dengan keadaan selamat dan dibawa ke-Posal Pulau Mas Kecamatan Kepulauan Posek Kabupaten Lingga.

BACA JUGA : LSM LIRA Kota Medan Minta Polrestabes Kota Medan Telusuri Kutipan Untuk Biaya Sosialisasi Aplikasi PPDB Online

Adapun masing-masing ABK kapal yang kita selamat adalah Zamri umur (29) selaku Nakhoda, Wahyu Nugroho (31) selaku KKM, Rian (19) selaku Kelasi, Rendi (22) selaku Kelasi, dan Rama Candra (25) selaku Kelasi, kegiatan penyelamatan selesai dilakukan sekira pukul 13.00 Wib, Terangnya.

Selanjutnya, Saat dikonfirmasi melalui via WhatsAppnya, Kasatpolairud Polres Lingga AKP Norman membenarkan adanya kejadian laka laut tenggelamnya Kapal KLM PUTRI SETIA GT.31 tersebut.

“Ia, Kejadian tersebut benar dan kami juga dari pihak Polairud Polres Lingga, Tim SAR dan Bhabinkamtibmas Pulau Mas ikut serta dalam giat efakuasi yang dilakukan”, Ujarnya.

AKP Norman menambahkan, terkait musibah laka laut tersebut ditapsirkan pemilik Kapal mengalami kerugian mencapai 1,5 Miliyar dan Kapal tidak bisa diselamatkan/tenggelam, paparnya.

(Suarman)

BACA JUGA : Hutang Piutang Biaya Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Tebo Berujung di Meja Hijau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here