IndependenNews.com | Taput – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat, Kamis (29/8/2024) mendaftar ke KPU Tapanuli Utara.
Dalam sesi konfrensi Pers sesi tanya jawab, salah seorang wartawan bertanya terkait defisit anggaran yang terjadi saat ini di Kabupaten Taput peninggalan rejim Bupati Nikson Nababan dan Sarlandy Hutabarat.
Dan bagaimana mereka mengatasinya jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara?
“Saya pikir bukan hanya di Tapanuli Utara ya, APBD nya sedang galau. Pasti diseluruh Indonesia, karena begitu banyaknya bencana yang kita alami diseluruh Indonesia bahkan di Dunia,”ujar Satika menjawab.
Namun begitu, Paslon Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat yakin dengan bantuan Stake Holder maka hal itu bisa diatasi.
Seperti diketahui, pada masa pemerintahan Bupati Nikson Nababan dan Wakilnya Sarlandy Hutabarat melakukan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2020 dan 2021 sebesar Rp 400 M. Dan pinjaman itu menjadi beban utang APBD taput.
Akibat utang PEN tersebut APBD Taput saat ini mengalami Defisit sebesar Rp.104 M . Bahkan informasinya Tunjangan Tambahan Pengahasilan bagi ASN di Taput terancam tidak dibayarkan sampai bulan desember tahun ini.
Diinformasikan, Paslon Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat mendaftar sebagai Calon Bupati dan wakil Bupati Kab.Tapanuli Utara periode 2024–2029. Pasangan itu didukung oleh dua partai yakni Partai PDIP dan Partai PKB.
(Maju Simanungkalit)