IndependenNews.com, Banyuwangi |Penertiban gerai rapid test antigen menuai Kecaman dari pengusaha. Sedikitnya ada 9 gerai rapid test antigen ada 9 yang terkena razia.
Atas razia tersebut, sejumlah pemilik gerai rapid test antigen yang terkena razia yang beroperasi dilokasi pelabuhan mengancam akan melakukan aksi memprotes atas tidakan razia yang dialami para penyedia rapit test antigen ke Dinas Kesehatan Banyuwangi.
Rencananya aksi akan digelar pada Senin 14 Februari 2022 mendatang dengan melibatkan pemilik serta karyawan gerai rapid test antigen.
Perwakilan pemilik gerai, Yahya Umar kepada Media, Jumat (11/2/22) menyampaikan, bahwa pihaknya akan melakukan aksi demo ke kantor Dinas Kesehatan Banyuangi atas tindakan razia itu.
“Pokok sampai Senin mendatang rekomendasi gerai kami tidak turun, kita akan menggelar aksi,” Tegas Yahya.
Menurut Yahya Umar, ada 9 gerai rapid test antigen yang saat ini sudah mengajukan rekomendasi ke Dinas Kesehatan tapi belum diterbitkan.
“Sembilan gerai ini sedang menunggu hasil rekomendasi dari Dinas Kesehatan, karena kami terima bocoran katanya sudah diteken tapi kami belum dapat surat resminya,” Ungkapnya.
“Kami sudah mengajukan rekomendasi sekitar seminggu yang lalu tapi belum juga terbit,” Ujar Yahya.
Aksi turun ke jalan yang nanti akan dilakukan pemilik dan karyawan gerai rapid test antigen tersebut dipicu lambatnya rekomendasi dari Dinas Kesehatan.
“Kami masih menunggu sampai Senin 14 Februari 2022. Jika tetap tidak diterbitkan kita akan turun ke jalan ramai – ramai,” tambah Yahya Umar. (Har)