Independennews.com | Taput — Suasana berbeda terasa di RSUD Tarutung pada Rabu (19/11/2025). Aktivitas tampak lebih dinamis dari biasanya—lalu-lalang tenaga medis, rapat singkat antarpejabat, hingga kedatangan tamu penting yang langsung menjadi pusat perhatian.
Hari itu, Tim Pengampuan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) dari RSUP H. Adam Malik Medan melakukan visitasi resmi ke pusat layanan kesehatan terbesar di Tapanuli Utara tersebut. Kehadiran tim ahli ini bukan kegiatan seremonial biasa, melainkan langkah strategis untuk melakukan pembinaan, evaluasi layanan, serta melihat langsung kesiapan RSUD Tarutung dalam pengembangan pelayanan KJSU.
Yang membuat kunjungan ini semakin istimewa, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, turut hadir menyambut langsung tim yang dipimpin Plt Direktur Utama RSUP H. Adam Malik, dr. Zainal Safri, M.Ked (P.D). Mereka didampingi oleh Plt Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, dalam pertemuan di ruang kerja Direktur RSUD Tarutung.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun penuh esensi itu, kedua belah pihak berdiskusi mendalam tentang penguatan layanan empat penyakit kritis: kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi—empat kategori penyakit yang selama ini menjadi tantangan utama sektor kesehatan di Tapanuli Utara.
Wakil Bupati Deni menegaskan komitmen Pemkab Taput dalam mendukung peningkatan mutu dan kapasitas RSUD Tarutung sebagai rumah sakit rujukan regional. Ia meminta agar RSUD Tarutung terus mendapat pendampingan teknis dan konsultatif dari RSUP H. Adam Malik sebagai rumah sakit pusat unggulan nasional.
“Semangat untuk seluruh tim kesehatan. Kami sangat mengapresiasi visitasi ini. Harapan kami, RSUD Tarutung dapat terus mendapatkan masukan dan pendampingan langsung dari RSUP H. Adam Malik. Pemkab Taput tentu mendukung setiap langkah peningkatan mutu layanan kesehatan di RSUD Tarutung,” ujar Wabup Deni penuh keyakinan.
Visitasi ini diyakini menjadi momentum penting bagi RSUD Tarutung untuk naik kelas. Dengan pembinaan KJSU, rumah sakit daerah ini diproyeksikan mampu meningkatkan standar pelayanan, memperkuat fasilitas diagnostik dan penanganan penyakit kronis, serta meningkatkan kompetensi tenaga medis di lapangan.
Tak sekadar agenda formal, kehadiran tim KJSU dari RSUP Adam Malik disebut-sebut sebagai awal dari “loncatan besar” transformasi layanan kesehatan di Taput.
Dengan proses pendampingan ini, RSUD Tarutung tengah bersiap menjadi rumah sakit yang lebih modern, lebih responsif, dan lebih mampu memberikan layanan berkualitas kepada masyarakat.
(Maju Simanungkalit)



