Ujian Asesmen Kelas Unggulan SMP Digelar Serentak, Wabup Taput: “Ini Mengukur Secara Jujur dan Objektif”

Independennews.com | Taput — Sebanyak 37 SMP di Kabupaten Tapanuli Utara secara serentak melaksanakan Ujian Asesmen Kelas Unggulan pada Rabu (19/11/2025). Ujian ini diikuti oleh peserta didik kelas VII, VIII, dan IX, dengan durasi pelaksanaan selama dua jam, dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Program asesmen ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Taput dalam memetakan kemampuan akademik serta meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah menengah pertama.

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, bersama Sekretaris Dinas Pendidikan, Betty Sitorus, meninjau pelaksanaan ujian di SMP Negeri 3 Tarutung, salah satu sekolah penyelenggara asesmen unggulan.

Dalam tinjauannya, Wabup Deni menyampaikan apresiasi kepada jajaran sekolah, para guru, serta Dinas Pendidikan Taput atas pelaksanaan asesmen yang dinilai mampu memberikan gambaran objektif terkait capaian pembelajaran siswa.

“Kegiatan ini bukan lomba atau kompetisi antar sekolah. Tujuannya adalah mengukur secara jujur dan komprehensif sejauh mana hasil belajar siswa kita, sehingga pemerintah daerah dapat melakukan pemerataan kualitas pendidikan secara tepat sasaran,” tegas Wabup Deni.


Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Taput berkomitmen terus memperkuat kualitas pendidikan melalui mekanisme evaluasi berkelanjutan, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, pembenahan fasilitas sekolah, serta pemerataan akses belajar yang berkualitas bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali.

Sistem Pengawasan Silang untuk Menjaga Integritas Ujian

Sekretaris Dinas Pendidikan Taput, Betty Sitorus, menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan sistem pengawasan silang guna memastikan proses asesmen berjalan transparan, kredibel, dan bebas dari intervensi. Guru-guru pengawas didatangkan dari sekolah terdekat, sehingga objektivitas penilaian dapat dijaga secara optimal.

“Dengan pengawasan silang, integritas ujian dapat terjaga. Kami ingin memastikan hasil asesmen benar-benar mencerminkan kemampuan siswa di lapangan,” jelas Betty.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa hasil asesmen ini akan menjadi dasar bagi Dinas Pendidikan dalam menyusun strategi peningkatan mutu pendidikan, khususnya untuk memperkuat program Kelas Unggulan Taput yang telah menjadi salah satu inovasi daerah dalam mencetak generasi pelajar kompeten dan siap bersaing.

Pelaksanaan ujian asesmen ini diharapkan mampu memberikan peta akademik yang lebih akurat, sehingga kebijakan peningkatan mutu pendidikan di Tapanuli Utara dapat dirancang dan diterapkan secara lebih terarah, adil, dan efektif.
(Maju Simanungkalit)

You might also like