Independennews.com | Taput — Memasuki hari pertama Tahun 2026, musibah kebakaran menimpa warga Dusun Sibakko (Ria Nauli), Desa Huta Tinggi, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Dua unit rumah semi permanen hangus dilalap si jago merah pada Kamis (1/1/2026) dini hari.
Kedua rumah tersebut diketahui milik Parningotan Taraja (39) dan Lamser Simamora (67). Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek listrik yang berasal dari rumah Lamser Simamora.
Mendapat laporan dari warga, Kepala Desa Huta Tinggi Tegas Manalu bersama Kapolsek Parmonangan AKP D. Simarmata dan Bhabinkamtibmas Aiptu J.E. Siallagan segera turun ke lokasi untuk membantu proses pemadaman dan pengamanan area kebakaran.
Aiptu J.E. Siallagan menjelaskan, menurut keterangan saksi Lamsihar Simamora, peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu saksi yang berada kurang lebih 20 meter dari lokasi melihat api telah membesar dan membakar sekitar 70 persen bagian rumah Lamser Simamora, mulai dari bagian depan hingga tengah bangunan.
Saksi kemudian memberitahukan warga sekitar dan bersama-sama berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat merambat dan turut membakar rumah Parningotan Taraja yang berada sekitar dua meter di sisi kiri rumah Lamser Simamora.
Sekitar pukul 03.00 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Siborong-borong tiba di lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 03.30 WIB, namun kedua rumah tersebut telah habis dilalap api.
Saat proses pembersihan puing-puing sisa kebakaran, warga menemukan pemilik rumah, Lamser Simamora, dalam kondisi meninggal dunia akibat terpanggang kobaran api. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Tarutung untuk proses pemulasaran dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Selain menelan satu korban jiwa, peristiwa kebakaran ini diperkirakan menyebabkan kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah.
(Maju Simanungkalit)