Program Sekardadu Banyuwangi Terus Bergulir, Dorong Kesadaran Pelajar Jaga Kebersihan dan Kelestarian Sungai

Program **Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu)** yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan

*Independennews.com | Banyuwangi — Program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan terus bergulir secara masif di berbagai wilayah. Program ini bertujuan menanamkan kepedulian sejak dini kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan.

Berjalan secara berkelanjutan, program Sekardadu terbukti memberikan dampak nyata. Sejumlah titik aliran sungai yang sebelumnya dipenuhi sampah kini tampak lebih bersih dan tertata, berkat keterlibatan aktif pelajar dan masyarakat.

Salah satu kegiatan terbaru dilaksanakan di kawasan Bangunan Baru Utama (BBU) Dam Sere, Dusun Sere, Desa/Kecamatan Bangorejo, pada Jumat (3/10) lalu. Dalam kegiatan tersebut, Dinas PU Pengairan menggandeng Korsda Bangorejo, siswa SDN 3 Kebondalem, SMPN 2 Bangorejo, serta dosen pendamping dari Universitas KH Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung, Banyuwangi.

Mengusung tema Gema Berseri (Gerakan Bersama Bersih Sungai dan Resapan Air Lestari), program kali ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada siswa mengenai pentingnya menjaga ekosistem sungai sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya air.

Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan bersih-bersih, mulai dari memungut sampah di saluran air, merapikan area sekitar sungai, hingga menanam pohon dan bunga di sekitar irigasi. Aksi ini memberikan pengalaman nyata tentang bagaimana menjaga sungai tidak hanya sebatas teori, tetapi melalui tindakan langsung dan berkelanjutan.

Korsda Bangorejo, Yudi, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap program Sekardadu yang rutin dilaksanakan di wilayahnya.

Alhamdulillah, acara berlangsung dengan lancar. Antusiasme siswa dan pendamping sangat luar biasa. Program ini benar-benar membawa perubahan positif di lingkungan kami,” ujarnya, Rabu (13/11).

Menurut Yudi, kegiatan ini bukan hanya berdampak pada kebersihan sungai, tetapi juga mampu mengubah pola pikir masyarakat, terutama pelajar, agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Program Sekardadu didesain sebagai gerakan edukatif yang berkelanjutan. Dengan melibatkan siswa dari berbagai jenjang pendidikan, Pemkab Banyuwangi berharap kesadaran menjaga sungai tumbuh sejak usia dini dan menjadi kebiasaan hingga dewasa.

Selain bersih-bersih, kami mengajak siswa menanam bunga dan pohon guna memperindah dan merawat saluran irigasi. Tujuan akhirnya adalah mengubah mindset masyarakat agar lebih peduli terhadap sungai dan ekosistemnya,” terang salah satu pendamping kegiatan.

Dengan upaya bersama antara pemerintah, pelajar, perguruan tinggi, dan masyarakat, Program Sekardadu diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan Banyuwangi sebagai daerah yang bersih, hijau, serta berkelanjutan.(Har/*)

You might also like