Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos Pasangkayu, Polisi Lakukan Pemeriksaan dan Olah TKP

Independennews.com | Pasangkayu — Warga Jalan Anoa Lorong Satu, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, mendadak digemparkan oleh penemuan seorang pria yang ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar kos, Senin (27/10/2025).
Korban diketahui bernama Ruben Pallangga, seorang pria paruh baya yang sehari-hari dikenal pendiam dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.

Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan warga karena sejak pagi korban tidak terlihat keluar kamar seperti biasanya. Setelah beberapa kali dipanggil tanpa jawaban, salah seorang tetangga berinisiatif memeriksa kamar korban. Saat pintu dibuka, korban ditemukan terbaring di atas tempat tidur dalam kondisi tak bernyawa. Panik, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata langsung memerintahkan IPDA Rudi, selaku perwira pengendali Tim Pamapta Satu, untuk menuju lokasi kejadian bersama sejumlah personel guna melakukan pemeriksaan awal dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Tak lama berselang, tim Inafis Polres Pasangkayu turut tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi dan olah TKP secara menyeluruh.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung bergerak ke lokasi atas perintah Kapolres. Kami bersama Unit Inafis melakukan pemeriksaan awal dan memastikan area sekitar aman dari gangguan,” ujar IPDA Rudi kepada wartawan di lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka mencurigakan pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya memang diketahui mengidap penyakit kronis dan belakangan kerap mengeluh lemas. Dugaan sementara, korban meninggal karena faktor kesehatan.

“Keluarga korban sudah menerima kejadian ini sebagai musibah. Namun demikian, kami tetap menunggu hasil otopsi medis untuk memastikan penyebab kematian secara pasti,” tambah IPDA Rudi.

Pihak kepolisian juga menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban, serta mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhum. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian. Bila menemukan kejadian serupa atau hal mencurigakan, segera laporkan agar bisa segera ditangani,” tutup IPDA Rudi.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis lanjutan, sementara kamar kos tempat kejadian telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan.

(MF)

You might also like