16 dus rokok berlabel FTZ dimusnahkan Bea Cukai Dabo Singkep

0
1166

Lingga, Independennews.com — Sebanyak 16 Kardus Rokok free trade zone ( FTZ) hasil tegahan dimusnahkan, Rabu (5/12/18) dihalaman Kantor Bea Cukai Tanjung Pinang Pos Bantu Dabosingkep, Kepulauan Riau.

Barang ilegal tersebut merupakan hasil tangkapan petugas patroli Lanal Dabosingkep Patkamla II 4 46/ DBS, pada tanggal 14 Februari 2018 lalu. Kronologis penangkapan barang rokok FTZ ini Patkamla II 446/DBS pada tanggal 13 Februari 2018 menerima informasi tentang adanya penyeludupan Rokok FTZ masuk keperairan Kabupaten Lingga.

Menindak adanya informasi tersebut patkamla Lanal Dabosingkep melakukan pemantaun diseputar laut Kote, Selat Penuba dan selat Pulau Lima. Sekitar pukul 03. 00 wib petugas patroli lanal Dabosingkep mendapati ada sebuah Speet Boat melaju dengan kecepatan tinggi dari Pulau Pandan, melihat adanya gerakan, petugas langsung melakukan pengejaran namun kehilangan jejak.

Tepatnya pada pukul 004.00 wib petugas lanal Dabo kembali menyusuri daerah asal mula speed boat berasal ( P. Pandan), petugas menemukan tumpukan benda yang memcurigakan disekitar daratan pulau pandan tersebut.

Setelah mendekati benda tersebut ternyata tumpukan kardus yang ditinggalkan Speed Boat tersebut berisi Rokok FTZ bermerek Lufman dengan dua jenis kotak berwarna merah dan hitam, kemudian membawanya ke Mako Lanal Dabosingkep, berlanjut ke Bea Cukai Pos bantu Dabo

Kepala seksi pelayanan kepabeanan Bea Cukai Tanjungpinang Nanung A.c mengatakan, barang barang yang dumusnahkan ini merupakan milik negara, akan tetapi memang harus di musnahkan. Peredaran rokok FTZ atau kawasan bebas itu tidak diperbolehkan beredar diwilayah Lingga.

Dalam pengawasan, Nanung mengaku personilnya sangat terbatas dan di Dabo sendiri hanya pos bantu, untuk itu kami minta bantuan kepada instansi penegak hukum untuk ikut memgawasinya ( juhari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here