Wali Kota Medan Bobby Nasution Resmikan Magical Forest Dhuna Glow di Medan Zoo

Wali Kota Medan Bobby Nasution secara resmi melakukan soft launching Magical Forest Dhuna Glow atau wisata hutan bercahaya di kawasan Medan Zoo, Jumat (20/9/2024). (Dok. Humas Pemko Medan).

Independennews.com | Medan – Untuk mengembangkan potensi pariwisata di Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution secara resmi melakukan soft launching Magical Forest Dhuna Glow atau wisata hutan bercahaya di kawasan Medan Zoo pada Jumat (20/9/2024). Di Dhuna Glow tersebut, pengunjung dapat menikmati cahaya yang menari di antara pepohonan, menciptakan sensasi alam yang tak terlupakan.

Magical Forest Dhuna Glow merupakan hasil kolaborasi antara HIPMI Kota Medan, Pemko Medan, dan PD Pembangunan Kota Medan. Soft launching itu dihadiri oleh Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, Pj Sekda Kota Medan Topan Obaja Putra Ginting, Dirut PUD Pembangunan Kota Medan Ardian Surbakti, Ketua HIPMI Medan Ryalsyah Putra, serta Anggota DPRD Sumut dan Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan.

Sesuai konsepnya, pepohonan di hutan Medan Zoo dihiasi lampu-lampu berwarna indah, yang menciptakan suasana seperti negeri dongeng saat dilihat di malam hari. Pengunjung juga dapat menyaksikan binatang hologram bergerak yang menambah pesona Magical Forest Dhuna Glow.

Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengapresiasi peran HIPMI Medan dalam membangkitkan pariwisata Medan Zoo melalui kehadiran Magical Forest Dhuna Glow. “Kami sangat mengapresiasi langkah HIPMI Medan yang menghadirkan Magical Forest Dhuna Glow di Medan Zoo. Meskipun di luar kegiatan konservasi hewan, ini menjadi alternatif hiburan yang dibutuhkan warga,” ujar Bobby.

Meskipun baru 30% dari proyek Dhuna Glow yang selesai, Bobby menyatakan keyakinannya bahwa tempat tersebut akan memberikan kesan unik. “Magical Forest Dhuna Glow akan dibuka untuk umum pada 30 September 2024. Semoga tempat ini menjadi destinasi alternatif, bahkan bisa menjadi lokasi romantis untuk melamar pasangan,” tambah Bobby.

Di kesempatan yang sama, Bobby juga menyampaikan kabar duka tentang matinya salah satu harimau di Medan Zoo karena faktor usia. Harimau tersebut berusia 23 tahun, melebihi usia harimau liar yang biasanya mencapai 15 tahun. “Pengelola Medan Zoo telah merawat harimau ini dengan baik, hingga mencapai usia 23 tahun,” jelas Bobby.

Selain itu, Bobby juga mengapresiasi kelahiran dua hewan di Medan Zoo, yaitu kuda dan rusa. “Ini menjadi motivasi bagi Pemko Medan dan PUD Pembangunan untuk terus meningkatkan Medan Zoo ke depannya,” tutup Bobby.

Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari, turut menyampaikan kebanggaannya terhadap kreativitas anak muda Medan yang menghadirkan Magical Forest Dhuna Glow. Ia yakin bahwa ide-ide seperti itu akan semakin banyak menarik pengunjung ke Medan Zoo. “Kreativitas anak Medan dapat menjadi stimulan bagi kebangkitan Medan Zoo,” ungkapnya.

Ketua HIPMI Medan, Ryalsyah Putra, menjelaskan bahwa Magical Forest Dhuna Glow adalah hutan bercahaya pertama di Kota Medan, dan dipilih untuk meningkatkan pendapatan Medan Zoo tanpa mengganggu jam operasionalnya. “Kami harap Dhuna Glow bisa menjadi alternatif rekreasi di Medan dengan pengalaman yang menakjubkan,” pungkas Ryalsyah. (*)

You might also like