Independennews.com | Padang — Universitas Negeri Padang (UNP) kembali mempertegas komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan mendirikan Posko UNP Peduli Bencana di Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Posko ini menjadi langkah lanjutan UNP dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat.
Pelepasan tim relawan digelar di Lobi Rektorat UNP pada Jumat sore (5/12/2025), dipimpin langsung oleh Rektor Krismadinata, Ph.D. Para relawan terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta perwakilan berbagai organisasi kemahasiswaan seperti Menwa, MPALH, KSR, Ganto, dan UKKPK. Mereka diberangkatkan untuk menjalankan misi kemanusiaan di lokasi terdampak bencana.
Dalam arahannya, Rektor Krismadinata menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh relawan yang bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu masyarakat.
“Terima kasih atas kesediaan adik-adik semua menjadi relawan dan mewakili UNP. Ini tugas mulia. Kehadiran kita, insya Allah, menjadi penguat dan pelipur lara bagi para korban,” ujarnya.
Rektor juga menekankan pentingnya menjaga keselamatan selama bertugas, mengingat kondisi lapangan pascabencana sering kali tidak terduga.
“Jaga diri, patuhi aturan, ikuti komando. Jangan mengambil keuntungan dari bencana. Prioritaskan keselamatan warga, karena kita hadir untuk membantu mereka bertahan,” tambahnya.
Rangkaian Tugas Relawan UNP di Lapangan
Tim relawan UNP yang dipimpin Prof. Dr. Anton Komaini, S.Si., M.Pd. akan melaksanakan berbagai program pemulihan pascabencana, antara lain:
pembersihan rumah warga, fasilitas ibadah, dan sekolah,
layanan konseling trauma bagi anak dan keluarga terdampak,
layanan kesehatan,
pendistribusian sembako dan kebutuhan dasar lainnya.
Posko UNP Peduli Bencana di Tanjung Raya diharapkan menjadi pusat koordinasi yang mampu memberikan pelayanan sosial sekaligus memperkuat pemulihan jangka panjang masyarakat.
UNP Konsisten Menyalurkan Bantuan
Sebelumnya, UNP juga telah menyalurkan bantuan tahap awal melalui posko utama di Padang. Donasi yang dihimpun melalui UNP Charity, Bank BTN, serta dukungan dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), telah disalurkan kepada sivitas akademika maupun masyarakat umum yang terdampak bencana.
Upaya berkelanjutan ini menjadi bukti nyata konsistensi UNP dalam memperkuat peran sosial kampus dan menjaga semangat gotong royong di tengah situasi bencana.
(Dioni)