Independennews.com | Padang — Momentum penting bagi penguatan jejaring internasional dan pemberdayaan masyarakat terwujud ketika Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia menggelar International Community Development Collaboration di Grand Basko Hotel Padang. Kegiatan yang mengusung tema “Sustainable SMEs and Community Empowerment: Cross-Cultural Exchange and Sustainable Activities Toward Achieving the SDGs” ini bukan sekadar forum akademik, tetapi juga wahana pertemuan UMKM, mahasiswa, dan dua bangsa untuk bertukar gagasan terbaik dalam pembangunan berkelanjutan. Acara digelar pada 3 Desember 2025.
Program ini merupakan bagian dari implementasi strategis UNP Equity Impact Ranking, khususnya pada skema Community Development, yang menegaskan bahwa pengabdian masyarakat adalah fondasi utama kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan sosial-ekonomi. Melalui forum ini, UNP kembali menunjukkan bahwa pendidikan tinggi bukan hanya transfer ilmu, melainkan motor perubahan yang menyasar kebutuhan riil UMKM dan komunitas lokal.
Kolaborasi Besar untuk Dampak yang Lebih Luas
Program ini diinisiasi oleh tim community development yang dipimpin Prof. Dra. Asmar Yulastri, M.Pd., Ph.D., bersama akademisi lintas disiplin yang memperkuat substansi dan arah keberlanjutan kegiatan. Mereka merancang program yang tidak sekadar seremonial, tetapi memiliki sasaran dan indikator kebermanfaatan yang jelas.
Acara dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Wakil Rektor Bidang SDM dan TI UNP, Prof. Dr. Ir. Anni Faridah, M.Si, yang menegaskan bahwa kolaborasi UNP–UiTM merupakan model kemitraan internasional yang konkret dalam mendukung pencapaian SDGs. Hadir pula Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Barat, Dr. H. Endrizal, SE, M.Si, serta pimpinan FPP dan jajaran kerja sama UNP.
Partisipasi 20 UMKM lokal, 40 mahasiswa FPP UNP, dan 21 delegasi UiTM Malaysia menunjukkan bahwa kegiatan ini dirancang bukan hanya sebagai diskusi, tetapi ruang kolaborasi lintas sektor yang saling memperkuat.
Rangkaian Kegiatan: Penguatan UMKM hingga Diplomasi Budaya
Pembukaan acara berlangsung penuh nuansa budaya, diawali dengan Tari Pasambahan, disusul dengan lagu kebangsaan Indonesia dan Malaysia. Suasana penghormatan dan persahabatan terasa sejak awal.
Salah satu sesi paling ditunggu adalah talk show lintas negara yang menghadirkan tiga perspektif utama: akademisi UNP, akademisi UiTM, dan pelaku UMKM yang telah menerapkan praktik berkelanjutan. Diskusi ini menggambarkan bagaimana UMKM di dua negara menghadapi tantangan yang serupa—adaptasi teknologi, keberlanjutan produk, dan efisiensi pengelolaan sumber daya.
Diplomasi budaya turut mewarnai kegiatan melalui permainan tradisional Malaysia Baling Selipar, UNP Fashion Show, serta Tari Piring—menegaskan bahwa pemberdayaan komunitas selalu bersinggungan dengan kekayaan budaya yang menyatukan dua bangsa.
Program SULAM (Service Learning Malaysia) menjadi nilai tambah, memperkaya pengalaman mahasiswa melalui praktik keberlanjutan yang dapat diadaptasi oleh komunitas lokal di Padang maupun oleh delegasi Malaysia.
LoI: Fondasi Bagi Kolaborasi Jangka Panjang
Momen penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Letter of Intention (LoI) antara UNP dan UiTM. Dokumen ini menjadi tonggak penguatan kemitraan internasional yang memastikan keberlanjutan program pengabdian masyarakat, pemberdayaan UMKM, pertukaran budaya, hingga kolaborasi akademik.
Penandatanganan LoI bukan sekadar formalitas, melainkan wujud komitmen bersama untuk melangkah lebih jauh dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Penutup: Jejak Kolaborasi untuk Masa Depan
Acara ditutup dengan sesi SULAM sustainable practice dan foto bersama seluruh peserta. Namun lebih dari itu, kegiatan ini menandai dimulainya sinergi baru antara Indonesia dan Malaysia dalam upaya memperkuat pemberdayaan komunitas dan pengembangan UMKM.
Dengan semangat keberlanjutan dan kolaborasi lintas budaya, UNP dan UiTM membuktikan bahwa pengabdian masyarakat tidak mengenal batas negara—yang ada hanya batas komitmen untuk membawa perubahan.
(Dioni)