Talago Gunung, Saruaso Menjerit: Demi Sinyal, Warga Harus Mendaki Bukit

Independennews.com | Tanah Datar – Di Jorong Talago Gunung, Nagari Saruaso, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, sinyal telepon dan internet masih menjadi barang langka. Warga hidup dalam keterisolasian komunikasi, seolah terputus dari dunia luar.

Ihsan, salah seorang warga, mengungkapkan getirnya kehidupan tanpa jaringan yang layak.

“Kampung kami sulit sekali internet. Kalau mau nelpon, harus naik ke bukit atau mencari titik tertentu yang ada sinyal. Susah sekali untuk berkomunikasi keluar daerah,” ujarnya, Sabtu (27/9).


Kondisi ini menimbulkan beragam kesulitan. Anak-anak kehilangan kesempatan belajar daring, petani tak bisa memantau harga pasar, sementara saat bencana datang, laporan darurat kerap tertahan tanpa kepastian.

Ironisnya, di tengah gencarnya slogan “nagari digital”, Talago Gunung justru belum menikmati layanan komunikasi dasar. Satu tiang pemancar yang mestinya sederhana, di sini terasa seperti kemewahan yang mustahil.

Warga Talago Gunung tidak menuntut lebih. Mereka hanya ingin setara: bisa berkomunikasi tanpa harus mendaki bukit, tanpa harus menunggu sinyal yang datang dan pergi sesuka hati.

Kini, jeritan Talago Gunung menanti untuk dijawab. Sebuah tiang pemancar bukan sekadar jaringan, melainkan jembatan hidup, penghubung kasih, sekaligus penyelamat masa depan.
(Dioni)

You might also like