Sosialisasi Pendataan Keluarga Tahun 2021 di Kabupaten Asahan

0
166

INDEPENDENNEWS.COM, Asahan – Bupati Asahan, diwakili oleh Drs. John Hardi Nasution, M.Si selaku Pj sekretaris Daerah Kabupaten Asahan membuka secara resmi acara sosialisasi pendataan keluarga tahun 2021, bertempat di Aula Melati Kantor Bupati Asahan Kabupaten Asahan, Selasa (16/03/2021).

Pada kegiatan yang dilaksanakan oleh Eriyanti Siregar selaku SKM Kepala Seksi Pengendalian Penduduk dan Informasi Data Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Asahan melaporkan bahwa dasar kegiatan ini mengacu pada surat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara Nomor : 376/LP.302/J.5/2021 tentang sosialisasi pendataan keluarga 2021.

Selanjutnya, Dia juga melaporkan PPK Tahun 2021 ini akan dilaksanakan pada 1 April sampai dengan 31 Mei mendatang. Maka dari itu perlu dilakukan sosialisasi pendataan keluarga tahun 2021.

“Peserta dari kegiatan ini berjumlah 80 orang yang terdiri dari Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan, Disdukcapil Kabupaten Asahan, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Camat se-Kabupaten Asahan atau yang mewakili Sekcam/Kasi Pem, Perangkat Desa, Manajer Pengelolaan Data (Setiap Kecamatan), Manajer Data, Supervisor dan Kader,” katanya.

Dalam kesempatan kegiatan ini, Bupati Asahan yang diwakili oleh Jhon Hardi pada pidato tertulisnya mengatakan sesuai dengan UU Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, bahwa Pemda wajib mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data dan informasi mengenai pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana (Bangga Kencana).

“Saya mengintruksikan kepada Camat, Kepala Desa/Lurah, Kepala Dusun/Kepala Lingkungan se-Kabupaten Asahan untuk mendukung pelaksanaan pendataan keluarga di Kabupaten Asahan mulai tanggal 01 April sampai dengan 31 Mei 2021 agar berjalan sesuai aturan yang ada dan menghasilkan data yang akurat, valid, relevan dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya

Lebih lanjut Jhon Hardi mengtakan, hasil pendataan keluarga tahun 2021 dapat dijadikan dasar perencanaan kebijakan dan pelaksanaan operasional program Bangga Kencana dan program pembangunan lainnya dalam rangka mewujudkan visi misi Kabupaten Asahan yaitu masyarakat Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter.

Mengakhiri pidatonya, Ia menghimbau kepada seluruh petugas tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak.

Terakhir, sebagai narasumber adalah Koordinator Bidang Penggerakan dan Informasi BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dra. Rabiatun Adawiyah, MPHR, dengan materi Kebijakan Pendataan Keluarga 2021, Analis Datin BKKBN Provinsi Sumatera Utara,

Dicky Eko Pratowo, S. Sos, dengan materi Aplikasi Pendataan Keluarga 2021, Sub Koordinator Kespro BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Wiwik Aprid SKM, dengan materi Blok KB/Stunting dan Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan, Drs. Muhilli Lubis, dengan materi pengarahan pelaksanaan Pendataan Keluarga di Kabupaten Asahan. (s.s)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here