Satreskim Polres Asahan Ungkap 3 Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur

0
127

 

Independennews.com, Asahan – Polres Asahan menggelar konfrensi Pers terkait pengungkapan tiga kasus pencabulan anak dibawah umur oleh Satreskrim Polres Asahan, kegiatan tersebut dilaksakan pada Rabu (17/2/21) di Markas Polres Polres Asahan.

Adapun ketiga kasus itu yakni Kasus Pencabulan anak dibawah umur yang dilakukan oleh ayah tiri (S) kepada putri tirinya, pencabulan yang dilakukan oleh guru (AS) terhadap siswinya dan kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah kandung (SS) kepada putrinya sendiri.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto didampingi Kasat Reskrim, AKP Ramadhani dan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Asahan, menjelaskan ada tiga laporan Polisi terkait pencabulan anak dibawah umur. Dengan motif pencabulan anak dibawah umur ini yaitu yang paling utama adalah masalah nafsu. Kemudian memberikan suatu janji, bujuk rayu terhadap korban. Sehingga korban mau melakukan seperti yang pelaku inginkan.

Terkait kasus tersebut, Polres Asahan menjerat para pelaku dengan pasal 81 ayat 1 dan 2 UU perlindungan anak, ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun, ditambah sepertiga dari hukuman pidana pokoknya. Karena, para pelaku berada dilingkungannya sendiri, ayah dan tenaga pendidik.

Menanggapi reaksi cepat Polres Asahan untuk menangani kasus tersebut, Wakil Ketua KPAD Kabupaten Asahan mengapresiasi Polres Asahan dalam mengamankan para pelaku pencabulan.

Ditempat yang sama, KPAD Kabupaten Asahan akan menyurati Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya, seperti Kejaksaan dan Pengadilan untuk memberlakukan Perpu nomor 1 tahun 2016 tentang pengkebirian.

“Secepatnya kami bisa koordinasikan kepada Kejaksaan dan Pengadilan untuk bisa menerapkan ini. Karena pelakunya orang tua kandung dan orang tua sendiri serta juga guru yang seharusnya melindungi anaknya dari segala bentuk kejahatan,” pungkasnya.

(Sinta Sinaga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here