Satgas Jalan Berlobang UPTD Genteng Bekerja Asal Jadi? Buktinya ini

IndependenNews.com, Banyuwangi | Pengerjaan tambal sulam jalan berlubang jalan raya daerah, Dinas Bina Marga Cipta Karya (DPUCKPP) melalui UPTD wilyah genteng di jalur Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, dikeluhkan masyarakat. Kamis, (30/3).

Pasalnya, menurut keterangan masyarakat, pengerjaan tambal sulam aspal dilakukan pada waktu kondisi cuaca tidak bagus, sehingga dapat dipastikan mutu tambalan aspal tidak akan bertahan lama.

“Kalau dikerjakan pada saat hujan turun, maka akan mempengaruhi kwalitas kekuatan tambal sulam aspal tersebut. Karena itu, Saya menilai bahwa penambalan aspal yang dilakukan pihak UPTD Genteng tanpa memperhitungkan kwalitas atau kekuatan aspal, ini terlihat pekerjaannya asal-asalan karena tidak melihat kondisi cuaca pada saat pengerjaan,”ujar MH kepada Awak Media ini, Kamis (30/3/23)

Lanjut MH menjelaskan, pihak UPTD Genteng dalam mengerjalan penambalan aspal tidak mengunakan blower, atau tanpa membersihkan lubang. Para pekerja langsung menyiram dengan perekat aspal sementara di lubang masih ada air.

“Pada saat pengerjaan kondisi sangat kurang layak, bahkan beberapa pekerja hanya sibuk dengan ponselnya untuk mengambil foto, sehingga terkesan hanya untuk kejar target, tanpa memperhatikan kuwalitas pekerjaannya. Dan faktanya yang terjadi sekarang adalah kondisi tambalan aspal tersebut rusak kembali,” jelasnya MH

Sementara kepala UPTD Genteng Beny saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp justru tidak memberikan tanggapan, padahal pesan yang telah terkirim telah terbaca, pada Rabu (29/3) kemarin.

Untuk diketahui bahwa hasil pantauan Awak media ini, pekerjaan satgas jalan berlubang UPTD wilayah genteng yang dilakukan pada hari Senin (27/3) lalu, beberapa lapisan aspal baru nya sudah mulai terkelupas. (Tim)

You might also like