Rafael Denis Terdakwa Korupsi Alkes RSUD Embung Fatimah, di Vonis 3 Tahun 6 bulan Penjara

0
368
Poto : Ilustrasi Palu

Tanjungpinang–Rafael Denis (50) Direktur PT. Aleksa Mandiri Utama, Terdakwa kasus korupsi Alat Kesehatan (Alkes) KB RS Embung Fatimah, divonis 3 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Rabu (18/1/17).

Ketua Majelis Hakim, Santonius Tambunan, saat membacakan putusan mengatakan Rafael Denis (50) terbukti melakukan tindak pidana korupsi atau untuk memperkaya diri dalam kasus korupsi Alat Kesehatan (Alkes) KB RS Embung Fatimah.

“Oleh karena itu, Terdakwa divonis 3 tahun 6 bulan penjara dan didenda sebesar Rp 100 juta. Selain itu, terdakwa diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 4,37 miliar dan bila tidak dibayar maka harta benda terdakwa disita untuk menutupi kerugian negara.

Selanjutnya, apabila harta benda milik terdakwa yang disita tidak mencukupi maka diganti dengan hukuman 2 tahun penjara.

Kata Santonius, vonis tersebut jauh lebih ringan dari tuntuttan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mana JPU menuntut terdakwa 4 tahun 6 bulan penjara.

“Terdakwa di vonis karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi penggadaan Alat Kesehatan KB Rumah Sakit Embung Fatimah Batam tahun 2014, pada proyek yang di danai APBN senilai Rp 19.58 Miliar.

Ia juga juga terbukti melangar Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2014 Jo Pasal 25 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.”Kata Ketua Majelis Hakim

“Usai di Vonis terdawa didampingi penasehat hukumnya mengatakan mikir mikir.(cr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.