PT SJA Ingkari Kesepakatan, Warga Dusun Sirih Sekapur Berang

0
289

Muarabungo, Independennews.com — Warga Dusun Sirih Sikapur Perkembangan (Siskaper), Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo merasa dirugikan oleh perusahaan pengolahan buah sawit yang berada didusun mereka. Pasalnya, kesepakatan yang telah dibuat pada awal mendirikan pabrik tersebut, sampai saat ini belum ada satupun yang terealisasikan.

Deni Noprizan, Selaku yang di percaya warga dusun Sirih Sekapur menyampaikan, bahwa sejak berdiri selama lebih kurang 3 Tahun sampai hari ini, beberapa kesepakatan yang telah dibuat bersama antara Dusun Siskaper dengan Perusahaan belum ada satupun kesepakatan terealisasikan.

“Perusahaan (PT. SJA) yang ada didusun kami ini, telah ingkar dengan kesepakatan bersama yang telah buat bersama, sudah hampir 3 tahun sampai saat ini belum ada satupun yang terealisasikan, ” ujar Deni.

Deni juga mengatakan, hingga kini segala bentuk bantuan dari pihak perusahaan PT. SJA terhadap Dusunnya hanya janji belaka. Hingga sampai saat ini sejak dibuka tiga tahun silam, Dana CSR pun belum pernah di salurkan kepada warga setempat. Padahal sudah jelas pada aturan sesuai dengan ketentuan pasal 74 UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, kewajiban soal pemberian CSR tersebut hanya terbatas pada perseroan atau perusahaan yang kegiatan usahanya berkaitan dengan sumber daya alam, itu menurut aturan.

“Sampai saat ini kami hanya sebagai penonton dari sebuah perusahaan pabrik ini, dan CSR sama sekali tidak pernah kami terima, apakah menejemen tidak mengerti aturan, ” tegas Deni.

Dengan kekecewaannya terhadap perusahaan, Deni menegaskan lagi pada pasal yang tertera pada UU No.25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal, seperti pasal 15 pada poin B dan poin D, melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan dan menghormati tradisi budaya masyarakat sekitar lokasi kegiatan usaha penanaman modal.

“Dari aturan UU No.25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal, seperti pasal 15 pada poin B dan poin D itu sudah sangat jelas terlihat, yang poin B. Melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan, dan dalam poin D juga jelas, menghormati tradisi budaya masyarakat sekitar lokasi kegiatan usaha penanaman modal, nah kan jelas, tapi kenyataannya tak satupun di laksanakan perusahaan itu, ” tegas Deni dengan keras.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak dari perusahaan belum bisa dikonfirmasi. (Dar)

Kades Dusun Sirih Sikapur, Deni Noprizan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.