Polres Demak Perkuat Sinergi Kamtibmas Lewat Silaturahmi Bersama Komunitas Transportasi dan Buruh

Kebersamaan yang Menumbuhkan Rasa Aman di “Kota Wali”

Independennews.com | Demak — Sore itu, di sebuah rumah makan sederhana di Dukuh Blambangan, Desa Kendaldoyong, suasana tampak berbeda dari biasanya. Deru mesin truk dan notifikasi ojek online seolah mereda, berganti dengan tawa hangat dan obrolan akrab antara para sopir, buruh, dan aparat kepolisian. Di sinilah semangat kebersamaan tumbuh — bukan di ruang rapat formal, melainkan dalam jalinan silaturahmi yang tulus.

Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, menggelar kegiatan silaturahmi bersama paguyuban driver ojek online (Ojol), sopir truk, dan komunitas buruh, pada Kamis (16/10/2025). Acara yang berlangsung di RJ Resto, Kecamatan Wonosalam itu dihadiri langsung oleh Kasat Lantas Polres Demak, AKP Thoriq Azis, beserta jajarannya.

Tujuan kegiatan ini sederhana, namun memiliki makna besar: mempererat kemitraan antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Bagi Polres Demak, keberadaan para pekerja transportasi dan buruh bukan sekadar objek pengawasan, tetapi mitra sejajar dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.

“Menjaga situasi kondusif tidak bisa dilakukan polisi sendirian. Kami butuh dukungan dari masyarakat, terutama mereka yang sehari-hari berada di jalan dan lapangan,” ujar AKP Thoriq Azis, membuka sambutannya dengan nada bersahabat.


Menurutnya, para sopir dan buruh adalah garda terdepan yang sering menjadi saksi pertama berbagai peristiwa di lapangan. Karena itu, mereka berperan penting dalam deteksi dini dan pencegahan gangguan Kamtibmas.

“Kami berharap komunikasi bisa berjalan dua arah. Jika ada kejadian di jalan — tindak kriminal, kecelakaan, atau pelanggaran — segera laporkan. Kami siap merespons cepat melalui call center 110 atau personel Polres yang dikenal,” tambahnya.


Silaturahmi sore itu bukan sekadar ajang penyampaian pesan formal. Ada suasana guyub dan kesetaraan ketika aparat dan warga duduk sejajar, berbagi cerita seputar pekerjaan, keamanan, hingga kehidupan sehari-hari di ‘Kota Wali’ Demak.

Muji Orde Wibowo (53), perwakilan paguyuban buruh, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kedekatan polisi dengan masyarakat.

“Kami bangga Polres Demak mau turun langsung menjalin silaturahmi seperti ini. Rasanya kami benar-benar dianggap bagian dari upaya menjaga keamanan, bukan hanya penonton,” ujarnya.


Sementara itu, Sholikin (42), perwakilan sopir truk, menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan kepolisian.

“Kami siap membantu menjaga keamanan di jalan dan lingkungan kerja. Kalau suasana aman, kami semua bisa bekerja dengan tenang,” katanya.


Di penghujung kegiatan, Kasat Lantas AKP Thoriq Azis menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara aparat dan masyarakat. Menurutnya, silaturahmi semacam ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata semangat gotong royong dalam menjaga harmoni sosial.

Kegiatan di RJ Resto itu mungkin sederhana. Namun dari ruang yang hangat tersebut, tumbuh keyakinan bersama bahwa keamanan bukan hanya tugas polisi, melainkan hasil kerja sama seluruh warga.

Dan di tengah semangat kebersamaan itu, Demak tetap menjadi “Kota Wali” — kota yang aman, ramah, dan penuh kekeluargaan.
(Ganang)

You might also like