Politik Gendongan ala Cerint

Independennews.com | Solok – Seorang anggota DPD RI, Cerint, tampak sumringah menggendong anak seorang influencer di Solok. Video itu viral. Netizen pun heboh. Sebagian merasa terharu, sebagian lagi mencibir: “Wakil rakyat atau babysitter politik?”

Sebenarnya, tak ada yang salah dengan menggendong anak kecil—siapa pun boleh melakukannya. Tapi kontekslah yang membuatnya berbeda. Jika rakyat biasa melakukannya, itu momen keluarga. Jika pejabat melakukannya, apalagi di depan kamera, ia bisa berubah menjadi panggung pencitraan politik.

Cerint tampaknya lupa: rakyat di kampung-kampung tak butuh pejabat yang pandai menggendong anak selebgram. Mereka butuh wakil yang berani “menggendong” beban rakyat—harga pupuk yang melambung, nelayan yang tercekik mahalnya BBM, hingga mahasiswa yang kebingungan membayar biaya kuliah. Namun yang digendong justru bayi influencer, karena kamera kini lebih cepat mendatangkan simpati ketimbang rapat panjang di Senayan.

Ironis, politik hari ini makin menyerupai reality show: ada babak senyum, babak tangis, hingga babak gendongan. Bedanya, rakyat tak bisa mengganti channel. Mereka terpaksa menonton—bahkan membiayai—pertunjukan itu lewat pajak yang mereka bayar.

Pertanyaan getir pun muncul: apakah Cerint ingin dikenang sebagai senator daerah atau bintang tamu rumah influencer?

Jika politik hanya berhenti pada pose dan konten, maka bersiaplah—di masa depan, aspirasi rakyat tak lagi disuarakan di ruang sidang, tapi cukup diunggah lewat reels dan story Instagram.

(Dioni)

You might also like